Jakarta (ANTARA) - Jajaran Pemerintah Provinsi Jakarta dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Senin, menggelar rapat koordinasi untuk membahas mitigasi banjir.

“Kami undang BMKG supaya bisa paham, kalau nggak pakai metode, kerja pakai feeling begini, sudah bukan waktunya lagi. Jadi kami harus paham apa yang akan terjadi,” kata Rano saat dijumpai di Sodetan Ciliwung, Jakarta Timur, Senin.

Bang Doel, panggilan akrab Rano, menanyakan kepada BMKG soal prakiraan cuaca minimal satu minggu ke depan guna menyusun upaya untuk menghindarkan Jakarta dari bencana banjir.

Rano pun mengaku, meski pernah mengatasi terkait saluran air saat menjabat di Banten, namun persoalan air di Jakarta terbilang cukup rumit sehingga dia pun masih mempelajari hal tersebut.

Perluasan kali atau sungai memang solusi ideal untuk mengatasi banjir, namun, perlu kerja sama dengan seluruh pihak untuk melakukan hal tersebut.

Ia menawarkan solusi tinggal di rumah susun kepada masyarakat yang tinggal di wilayah rawan banjir, sayangnya, mayoritas masyarakat menolak. 

“Kami punya rumah susun yang akan selesai di daerah Jagakarsa, tiga tower. Itu kualitas bagus. Cuma mungkin masyarakat belum terbiasa tinggal di rumah susun. Makanya saya ke kampung-kampung ingin promosi. Ayo pindah ke rumah susun,” katanya.

Pada hari itu, Doel juga meninjau serta memberikan bantuan kepada korban banjir di lokasi pengungsian SDN Kampung Melayu 01/02 dan Kantor Kelurahan Bidara Cina, Jakarta Timur.

Rano Karno tiba di lokasi SDN Kampung Melayu 01/02 sekitar pukul 08.55 WIB. Para pengungsi pun menyambut kedatangan Wagub baru Jakarta tersebut dengan bahagia.

“Puasa semuanya? Sahur nggak tadi?” sapa Doel kepada para pengungsi.

Sebanyak 365 jiwa mengungsi di SDN Kampung Melayu 01/02 dan di lokasi ini mayoritas pengungsi memiliki bayi hingga balita.

Satu per satu ruang kelas yang dijadikan tempat pengungsian pun dia datangi. Terlebih lagi, dia langsung segera memeriksa keadaan para lansia dan anak-anak yang tampak kurang sehat.

Selanjutnya, dia pun segera beranjak ke lokasi pengungsian kedua yakni Kantor Kelurahan Bidara Cina.

Rano dan jajaran tiba di lokasi tersebut sekitar pukul 10.35 WIB. Di lokasi tersebut, kedatangan Rano juga disambut hangat.

Dalam kunjungannya, Rano sempat menawarkan kepada masyarakat untuk pindah ke rusun (rumah susun). Namun sayangnya, para pengungsi menolak dan mengaku lebih nyaman di tempat tinggalnya saat ini.

Rano juga tak lupa memberikan langsung bantuan berupa makanan, peralatan untuk bayi dan anak-anak, hingga selimut serta tikar untuk tidur kepada para pengungsi di dua lokasi tersebut.



Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor : Budi Setiawanto

COPYRIGHT © ANTARA 2026