tim-ipb-juara-lkti-hipotex-rBogor, 11/11 (ANTARA) - Tim dari Institut Pertanian Bogor (IPB) menjuarai Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) "Young Economist Icon" Hipotex-R 2012 yang digelar Himpunan Profesi dan Peminat Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (HIPOTESA) IPB.
Tim mahasiswa IPB yang terdiri atas Ganadi Girsang dan Nico Andrian tersebut mengalahkan puluhan peserta lainnya yang datang dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Juara kedua diraih oleh Universitas Brawijaya tim 3 ( Dwi Ardy Sugiono dan Muhammad Saddam), juara ketiga diraih oleh Universitas Airlangga (Yessy Yuliana Amalia dan Andiga Kusuma Nur), serta juara harapan satu dari Universitas Negeri Semarang (Hardiyansah Nursahaya dan Ali Arto).
LKTI merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan The 9th Hipotesa Exhibition In Revolution (Hipotex-R 2012).
Kegiatan lainnya adalah berupa Seminar Nasional yang telah berlangsung hari Minggu (10/11) di Auditorium Andi Hakim Nasution Kampus IPB Dramaga, Bogor.
Seminar Nasional The 9th Hipotex-R tahun ini mengusung tema Politik Industri dan Perdagangan Indoneisa dalam Persaingan Global.
Peserta Seminar Nasional ini terdiri dari masyarakat umum, mahasiswa IPB, Alumni Departemen Ilmu Ekonomi, dan sebagian finalis Lomba Karya Tulis Ilmiah baik yang lolos ke babak empat besar ataupun tidak.
Seminar sesi pertama dengan subtema “Krisis, Globalisasi Ekonomi, dan Optimalisasi Diplomasi ekonomi Indonesia”, dengan pembicara Dr. Aviliani ( Sekretaris Komite Nasional Indonesia) dan Ir. Djoko Sukmono (Direktur Wilayah III BKPM).
Dalam sesi ini pembicara banyak memaparkan data-data pertumbuhan ekonomi dan mengangkat masalah perekonomian Indonesia saat ini.
Pada sesi kedua dengan subtema Tantangan “Generasi Masa Depan Menyongsong Era Baru Perekonomian Indonesia” menghadirkan pembicara Iman Sugema, Ph.D. ( Direktur InterCAFE dan Peneliti senior INDEF) dan Rizal Halim selaku perwakilan dari Prof. Firmanzah, Ph. D. yang tidak dapat hadir karena ada tugas khusus kepresidenan.
:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.