Bogor (ANTARA) - Pangkalan Udara (Lanud) Atang Sendjaja Bogor dan IPB University menjajaki kerja sama dan membuka ruang kolaborasi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memperkuat program ketahanan pangan, kata Komandan Lanud Atang Sendjaja Marsma TNI AF Picaulima dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Bogor, Kamis.

Ia menegaskan salah satu tugas pokok institusinya yakni melakukan pemberdayaan wilayah pertahanan melalui berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Salah satunya yang menjadi perhatian adalah pengembangan ketahanan pangan sebagai bagian dari upaya mendukung program pemerintah," kata Marsma TNI AF Picaulima saat menerima kunjungan kerja Rektor IPB University Dr Alim Setiawam Slamet.

Program ketahanan pangan yang dikembangkan Lanud Atang Sendjaja mencakup sejumlah sektor, mulai dari pertanian, peternakan hingga perikanan. Pengembangannya dilakukan secara bertahap dengan memanfaatkan lahan yang tersedia serta mengoptimalkan sumber daya personel.

Bahkan dalam prosesnya, kata Picaulima, para pilot TNI Angkatan Udara turut terlibat langsung dalam mengembangkan berbagai pola pengelolaan melalui proses trial and error hingga menemukan metode yang dinilai efektif dan sesuai dengan kondisi lapangan.

Upaya tersebut menunjukkan bahwa tugas pertahanan tidak hanya berkaitan dengan kesiapan operasional, tetapi juga dapat diwujudkan melalui pemberdayaan wilayah dan kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan nasional, termasuk ketahanan pangan.

Kehadiran para akademisi IPB University menjadi momentum strategis untuk mempertemukan pengalaman praktis di lapangan dengan kompetensi akademik dan riset.

Melalui penjajakan kerja sama tersebut, Lanud Atang Sendjaja berharap pengembangan program ketahanan pangan dapat dilakukan secara lebih terukur, produktif, berkelanjutan, serta didukung penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tepat guna.



Pewarta: Syarif Abdullah
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026