harga-ikan-laut-di-bogor-tinggiBogor, 21/9 (ANTARA) - Cuaca yang kurang menentu memengaruhi ketersediaan ikan laut di Kota Bogor, Jawa Barat, sehingga berdampak pada tingginya harga jual.
"Harga ikan laut sejak dua bulan ini mengalami kenaikan sekitar 40 hingga 50 persen," kata Ketua Kelopok Pedagang Ikan Kota Bogor, Hamami, di Bogor, Kamis.
Hamami mengatakan, sejak bulan puasa harga ikan mulai naik, hingga kini harganya terus bertahan, kadang ada yang turun ada yang terus naik.
Hampir semua jenis ikan laut, harganya meningkat, seperti Tuna yang sebelumnya Rp25.000 per kilogram naik menjadi Rp32.000 per kilo.
Kenaikan tertinggi terjadi pada ikan Bawal. Bawal putih dari Rp35 .000 menjadi Rp55.000 per kilogram, Bawal hitam dari Rp42.000 menjadi Rp46.000 per kilogram.
"Untuk Bawal hitam harganya sekarang lagi turun jadi Rp42.000, tapi sebelum naik harganya Rp32.000 per kilogram," katanya.
Kenaikan juga terjadi pada ikan Gembung banjar Rp32.000 sebelumnya Rp25.000 per kilogram, sedangkan ikan Gembung mata belo dari Rp18.000 menjadi Rp22.000 per kilogram.
"Ikan Bandeng naik 20 persen, dari Rp22.000 menjadi Rp26.000 per kilogram," katanya.
Menurut Hamami, kenaikan harga ikan hanya terjadi pada ikan laut. Sedangkan ikan air tawar masih normal.
Ikan Gurami dijual Rp55.000 dari sebelumnya Rp32.000 per kilogram, Mujair Rp15.000 dan Patin Rp20.000 per kilogram.
Hamami menambahkan, selain karena faktor cuaca, kenaikan harga ikan juga dipengaruhi karena Bogor tidak memiliki laut. Sehingga ikat yang diambil dari Muara Angke dan Pasar Induk mempengaruhi harga jual ikan.
Sementara, kenaikan harga ikan tersebut membuat sejumlah pedagang kesulitan untuk mendapatkan untung.
Menurut, Acep pedagang ikan keliling di Kota Bogor, sejak harga ikan naik penjual ikan menjadi sulit, karena banyak yang menawar cukup tinggi.
"Padahal kita sudah beli mahal-mahal, banyak yang nawar tinggi. Kami saja sudah kesulitan dapat untung," katanya.
Acep mengharapkan, pembeli memahami kenaikan harga ikan dengan tidak menawar terlalu tinggi, sehingga pedagang bisa mendapatkan keuntungan meski hanya sedikit.
Laily R
:
COPYRIGHT © ANTARA 2026