Saya baru saja merampok bank, saya ingin balik ke penjara
Wyoming (Antara Megapolitan/Reuters) - Seorang banci, yang mendapatkan pembebasan bersyarat dan mengaku merampok bank di Wyoming pada musim panas lalu agar bisa kembali dipenjara, divonis enam tahun di penjara federal khusus perempuan, Rabu, kata jaksa.

Linda Patricia Thompson, yang juga dikenal sebagai Brian Thompson, diancam hukuman penjara setinggi-tingginya 20 tahun namun mendapatkan hukuman lebih rendah berdasarkan atas panduan hukum federal karena mengaku bersalah dan menerima tanggung jawab atas kejahatan itu, kata pengacaranya, David Weiss.

Thompson (59) mengaku bersalah pada Agustus atas dakwaan tunggal perampokan bank, kata John Powell, juru bicara Jaksa Christopher Crofts.

Berdasarkan atas berita acara pemeriksaan Biro Penyelidik Federal (FBI), Thompson memasuki cabang bank itu di Cheyenne pada 27 Juli dan menyerahkan catatan, yang ditulis di atas karton, kepada petugas bank, yang bertuliskan "Saya punya pistol. Berikan semua uangmu," kata berita acara tersebut.

Petugas bank menyerahkan uang 16.300 dolar AS kepada Thompson yang membawa uang itu keluar bank, memberikannya kepada beberapa orang di jalan, melemparkan sisanya ke udara, kemudian duduk di sebuah ember terbalik menunggu ditangkap, kata FBI.

Polisi Cheyenne yang merespon kejadian itu mengatakan kepada FBI bahwa Thompson mengaku telah mencuri. "Saya baru saja merampok bank, saya ingin balik ke penjara," katanya seperti dikutip dalam BAP. Semua uang hasil perampokan sudah dikembalikan.

Thompson dibebaskan dari penjara Oregon pada Juni dan mengatakan kepada petugas bahwa ia tidak ingin dibebaskan, kata FBI.

Ia naik kereta di La Grande, Oregon dan turun di Cheyenne, dimana ia diserang dan kemudian menolak ditempatkan di sebuah rumah perlindungan bagi gelandangan selama berada di sana.

Thompson kemudian memutuskan untuk melakukan perampokan itu karena ia tidak sanggup bertahan hidup di jalanan, katanya kepada penyelidik.

Thompson tampil dalam sebuah film dokumenter pada 2006 mengenai narapidana transjender berjudul "Cruel & Unusual".

Dalam sebuah potongan film tersebut, Thompson mengatakan bahwa ketika ia memutuskan untuk hidup terbuka sebagai perempuan, ia tidak bisa lagi mendapatkan pekerjaan, dan mencuri besi-besi bekas untuk bertahan hidup.


Pewarta: S. Haryati & B. Soekapdjo
Editor : Andi Firdaus

COPYRIGHT © ANTARA 2026