Beijing (ANTARA) - Jumlah korban meninggal akibat tanah longsor di Nepal utara kini telah mencapai 951 orang, lapor China Central Television, yang mengutip kepolisian Nepal pada Senin.

Sebelumnya pada hari yang sama, laporan media menyebutkan 919 orang tewas dalam bencana tersebut.

Banjir bandang menyapu wilayah utara Nepal pada Rabu pagi, 26 Agustus, setelah aliran air yang sangat deras dari China menerjang Sungai Bhote Koshi.

Banjir tersebut terjadi setelah gempa bumi yang memicu tanah longsor.

Baca juga: Jumlah korban meninggal akibat banjir dan longsor di Nepal capai 623 orang
Baca juga: Jumlah korban tewas banjir bandang Nepal bertambah jadi 389 orang
Baca juga: 558 orang, termasuk 260 WN asing, hilang dalam banjir di perbatasan China dan Nepal

Kementerian Luar Negeri Nepal pada Senin mengatakan sekitar 590 warga negara asing dilaporkan hilang menyusul peristiwa alam tersebut.

"Sekitar 590 warga negara asing yang berasal dari 39 negara masih dinyatakan hilang," demikian pernyataan Kemlu.

Disebutkan pula bahwa lebih dari 10.000 orang, termasuk 323 lebih warga negara asing, berhasil diselamatkan pascabencana tersebut.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

 



Pewarta: Asri Mayang Sari
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026