Penembakan itu didasari karena pelaku kesal, soalnya warung sembako milik neneknya dirusak oleh geng motor korban, Gengster 24 Cipayung.Bekasi (Antara Megapolitan) - Polres Metro Bekasi Kota dan Polda Metro Jaya membekuk pelaku penembakan terhadap dua warga, Tribowo (20) dan Paul Martin Manurung (21) yang terjadi pada Rabu (12/10) dini hari, dimana Tribowo akhirnya meninggal dunia sedang manurung dalam perawatan medis.
"Pelaku Hamzah Khanaini alias Anjas (20) dibawa ke Polda Metro Jaya untuk diinterogasi atas perbuatannya," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Komisaris Rajiman di Bekasi Rabu.
Dia mengatakan, penyidik berhasil menangkap pelaku tanpa perlawanan saat yang bersangkutan bersembunyi di rumahnya, Kampung Rawa Bogo, RT 05/03 Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Rabu.
Petugas Polda Metro Jaya telah menggali keterangan pelaku berupa motif yang melatarbelakangi penembakan terhadap dua korban.
"Penembakan itu didasari karena pelaku kesal, soalnya warung sembako milik neneknya dirusak oleh geng motor korban, Gengster 24 Cipayung," katanya.
Dikatakan Rajiman, dua pemuda dari geng motor Gengster 24 Cipayung yang ditembak pelaku bernama Paul Martin Manurung (21).
Korban pada saat kejadian ditembak saat melaju dengan motornya di Jalan Raya Kodau, Pondokgede, Kota Bekasi pada Minggu (9/10) pukul 03.00 WIB.
Beruntung peluru gotri yang ditembakkan pelaku hanya menyangkut di bagian leher dan korban masih dalam perawatan tim medis.
Pascakejadian itu, Tribowo dan rekan-rekannya berusaha membalas dendam dengan menyiapkan senjata tajam dan berkeliling mencari pelakunya.
Saat melintas di gang H Porot RT 05/03, Jatimekar, Jatiasih, Kota Bekasi mereka mendapati geng motor `Poncol` sedang nongkrong.
Tanpa ada basa-basi, mereka lalu menyerang geng motor tersebut, namun pelaku Hamzah justru lebih dulu menembakkan senjatanya ke arah Tribowo ke arah kepala dan badannya hingga tewas.
Rajiman mengatakan, sebelum menembak korban, tersangka terlebih dahulu mengumbar tembakan ke udara beberapa kali.
Tembakan itu, sebagai peringatan agar geng motor korban menghentikan aksinya merusak warung neneknya.
"Karena dicuekin, akhirnya pelaku melepas tembakan ke arah geng korban. Peluru rupanya menembus kepala dan badan korban Tribowo," kata Rajiman. ***2***
(T.KR-AFR/C/B012/B012) 12-10-2016 23:41:51
Pewarta: Andi FirdausUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.