Selain menyampaikan terimakasih untuk kegiatan dan inisiatifnya, kepada semua alumni SMA Negeri 1 Bima juga mohon doa restu untuk bisa mewujudkan mimpi warga masyarakat Kota Bogor yang ingin mengembalikan Kota Bogor seperti dulu. “Tugas ini sangat berat karena Bogor sekarang sudah berbeda dengan yang dulu,” ujar Bima.
“Sekarang setiap Sabtu Minggu 300 ribu orang dari luar Bogor masuk ke Kota Bogor. Itu bisa jadi musibah bisa juga jadi berkah,” imbuhnya. Ditambahkan Bima, agar hal itu menjadi berkah dibutuhkan kerja keras. “Kita tidak rela Bogor dijuluki kota sejuta angkot. Oleh karenya mari kita rubah stigmanya, citranya menjadi kota sejuta taman,” tegas Bima.
Reuni Perak Alumni Smansa dihadiri pula Kepala Sekolah beserta jajaran guru, ketua IKA Smansa dan beberapa guru yang telah purna bakti yang sekaligus menerima bingkisan dari alumni sebagai wujud ungkapan terimakasih. (Tria/Lani)
:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.