Sebanyak 4.000 pengamat, termasuk 76 dari organisasi internasional, telah mendapat izin untuk mengawasi pemungutan suara tersebut.
Rabat (Antara/Xinhua-OANA/Antara Megapolitan) - Partai Islam yang memerintah di Marokko, Partai Pembangunan dan Keadilan (PJD), memimpin dalam pemilihan umum regional dan membuat kemajuan penting dalam proses Jumat (4/9), kata Kementerian Dalam Negeri di Rabat, Sabtu.

Menurut hasil dari dua pemungutan suara, PJD meraih lebih dari 25 persen kursi di dewan regional, lalu diikuti oleh oposisi Partai Modernitas dan Outensitas (PAM) dengan 19,47 persen, dan Partai Istiqlal (PI) --yang mengantungi 17,55 persen.

Mengenai dewan lokal, PJD unggul di tiga tempat dibandingkan dengan hasil pemilihan umum lokal sebelumnya pada 2009, sehingga berada di posisi ketiga setelah PAM dan PI.

PJD meraih sebagian besar suaranya di kota besar utama negeri tersebut, sedangkan pesaingnya, terutama PAM dan PI, berjaya di daerah pedesaan, kata Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Ahad.

Hampir 30 partai bersaing untuk memperebutkan 31.503 kurdi dewan lokal dan 678 posisi dewan regional.

Sebanyak 4.000 pengamat, termasuk 76 dari organisasi internasional, telah mendapat izin untuk mengawasi pemungutan suara tersebut.

Banyak pengulas memandang pemilihan umum itu sebagai ujian nyata buat koalisi yang memerintah dan kegiatan buat pemilihan anggota parlemen 2016.

Protes pada 2011 menghasilkan undang-undang baru dan pemungutan suara untuk memilih anggota parlemen diselenggarakan pada akhir tahun lalu, yang menghasilkan Partai Pembangunan dan Keamanan (PJD) --pimpinan Abdellilah Benkirane-- ke kursi pemerintahan.

Penerjemah: A. Rachma.


Editor : M. Tohamaksun

COPYRIGHT © ANTARA 2026