Kebakaran rumah mendominasi total kejadian. Korsleting listrik dan faktor cuaca panas menjadi penyebab sering terjadinya kebakaran.Cikarang, (Antara Megapolitan) - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mencatat sepanjang 2015 hingga pertengahan Agustus ini telah terjadi 52 peristiwa kebakaran yang melanda sejumlah bangunan serta lahan di wilayah setempat.
"Namun kasus tertinggi terjadi pada bulan Juli dan Agustus yang mencapai total 18 peristiwa kebakaran," kata Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran Kabupaten Bekasi Agus Chandra di Cikarang, Minggu (16/8).
Menurut dia, kejadian kebakaran di wilayah itu mayoritas melanda bangunan rumah tinggal yang dipicu korsleting arus listrik.
Selain itu, kebakaran juga banyak melanda lahan kosong yang ditumbuhi ilalang akibat faktor cuaca panas selama musim kemarau ini.
"Kebakaran rumah mendominasi total kejadian. Korsleting listrik dan faktor cuaca panas menjadi penyebab sering terjadinya kebakaran," ujarnya.
Menurutnya, peristiwa kebakaran terparah terjadi pada akhir Juli 2015, yakni saat api melalap sebuah pabrik kosmetik Mandom di Kawasan Industri MM2100 Cibitung.
"Dalam kejadian itu belasan karyawan tewas terbakar akibat kebocoran pipa gas dan belasan lainnya luka-luka," katanya.
Menurut dia, sepanjang Juli 2015 telah berlangsung sepuluh kasus kebakaran di tambah bulan Agustus sebanyak delapan kasus serupa.
"Kami berharap kasus kebakaran tidak terus bertambah. Namun kami selalu siap setiap saat menangani kebakaran," katanya.
Pewarta: Andi FirdausUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.