Depok (ANTARA) - Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok Jawa Barat, Mohammad Fitriawan meminta kepada koperasi untuk tetap melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT) walaupun dengan secara virtual karena masih dalam pandemi COVID-19.
"Kondisi aat ini masih dalam pandemi COVID-19 dan PSBB Proporsional, untuk itu menganjurkan agar pelaksanaan RAT dilakukan melalui video konferensi, sambil menunggu situasi dan kondisi membaik," kata Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok, Mohammad Fitriawan di Depok, Kamis.
Baca juga: Koperasi Korpri Depok layani belanja online
Baca juga: BKD Depok dorong pembayaran PKB bisa melalui koperasi
Ratusan koperasi di Kota Depok saat ini belum melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) karena saat ini Kota Depok sedang dalam kondisi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Proporsional.
"RAT harus tetap dilaksanakan kare merupakan sarana evaluasi kelembagaan koperasi selama satu tahun," jelasnya.
Fitriawan mengatakan secara peraturan RAT maksimal harus dilakukan sampai akhir bulan Juni ini. Untuk itu, pihaknya akan terus memantau dan mengingatkan agar koperasi menyelenggarakan kegiatan tahunan tersebut.
Baca juga: Koperasi diminta tingkatkan peran kepada UMKM di Depok
Dikatakannya penyelengaraan RAT merupakan sarana evaluasi kelembagaan koperasi selama satu tahun. Dengan demikian, dapat terpantau perkembangan masing-masing koperasi.
"Karena yang namanya koperasi badan usaha bersama, sehingga harus ada transparansi dan pertanggungjawaban terhadap para anggotanya. Jadi RAT ini sifatnya wajib untuk dilaksanakan koperasi," ujarnya.
Koperasi di Depok diminta gelar RAT walaupun secara virtual
Jumat, 12 Juni 2020 9:17 WIB

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok Jawa Barat, Mohammad Fitriawan (kanan) bersama Wali Kota Depok Mohammad Idris (tengah). (ANTARA/Foto: istimewa).
Kondisi aat ini masih dalam pandemi COVID-19 dan PSBB Proporsional, untuk itu menganjurkan agar pelaksanaan RAT dilakukan melalui video konferensi, sambil menunggu situasi dan kondisi membaik.