Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat, melakukan revitalisasi UMKM Center yang berada di ITC Depok dengan menghadirkan berbagai layanan baru untuk mendukung penguatan pelaku usaha mikro di Kota Depok, mulai dari klinik bisnis hingga fasilitas promosi.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Depok, Mohamad Thamrin di Depok, Senin, mengatakan UMKM Center ITC Depok sudah lama ada namun saat ini telah dilakukan revitalisasi agar fungsinya semakin optimal.

“UMKM Center ITC ini sebenarnya sudah lama, tapi pada kesempatan ini direvitalisasi. Kita buat bagus lagi dan kita tambahkan berbagai macam layanan di UMKM Center,” ujar Thamrin.

Salah satu layanan yang dihadirkan adalah klinik bisnis. Klinik ini ditujukan bagi pelaku UMKM yang belum sempat mengikuti pelatihan formal.

“Kami menyiapkan klinik bisnis. Klinik-klinik ini kami harapkan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh UMKM, terutama yang tidak sempat mengikuti pelatihan,” jelasnya.

Layanan klinik bisnis dibuka setiap hari kerja mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Thamrin menyebut waktu layanan terbatas karena menyesuaikan dengan jam kerja para konsultan.

“Jam layanan klinik dari jam 8 pagi sampai jam 3 sore. Karena konsultannya juga terbatas, jam kerjanya sampai jam 15.00 WIB,” katanya.

Di klinik bisnis ini, UMKM bisa berkonsultasi terkait desain kemasan, manajemen keuangan, hingga pengurusan perizinan usaha yang belum dimiliki.

“Semuanya kita fasilitasi, dan semua layanan ini tanpa dipungut biaya apapun,” kata Thamrin.

Selain itu, DKUM juga menggandeng sejumlah perangkat daerah dalam pengelolaan UMKM Center. Di antaranya Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) untuk mendukung perempuan kepala keluarga yang memiliki produk agar bisa dipasarkan di UMKM Center.

Kemudian berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan untuk layanan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), serta memastikan produk yang dijual telah memiliki sertifikat halal, PIRT, dan terjamin keamanan pangannya. Kolaborasi juga dilakukan bersama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker).

Peserta pelatihan barista yang telah dilatih Disnaker dilibatkan untuk membuka kedai kopi sederhana di UMKM Center.

Menurut Thamrin, seluruh konsep ini diarahkan untuk membangun ekosistem ekonomi kerakyatan yang kuat di Kota Depok.

"Kita harapkan semua ini membentuk ekosistem yang kuat dalam penguatan ekonomi mikro di Kota Depok. Dengan skala kecil melalui fasilitas tempat yang diberikan ITC Kota Depok,” ujarnya.

Ia berharap model seperti ini ke depan bisa diterapkan di pusat perbelanjaan lain, sehingga setiap kecamatan memiliki penguatan ikon UMKM masing-masing. 

Pewarta: Feru Lantara

Editor : Budi Setiawanto


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2026