Layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan semakin mendapatkan apresiasi dari masyarakat, terutama karena kemudahan akses pelayanan dan dukungan teknologi digitalnya. Salah satunya yang dirasakan oleh Sutarno (53), warga Kabupaten Bogor, yang datang langsung ke Kantor BPJS Kesehatan Cabang Cibinong untuk mengurus perpanjangan masa aktif kepesertaan anaknya yang sebelumnya berstatus nonaktif.

Setelah menyelesaikan urusannya, Sutarno membagikan pengalamannya yang sangat positif terhadap pelayanan yang diberikan.

“Saya datang untuk memastikan status kepesertaan anak saya kembali aktif. Alhamdulillah, prosesnya cepat, petugasnya ramah, dan semua informasi disampaikan dengan jelas,” ungkapnya, Selasa (05/08).

Menurutnya, pelayanan yang diterima sangat memudahkan peserta, terutama karena adanya petunjuk yang jelas. Namun, yang paling ia apresiasi adalah kemudahan akses layanan melalui aplikasi Mobile JKN.

“Saya sudah lama menggunakan aplikasi Mobile JKN. Sekarang apa-apa bisa diakses dari ponsel. Mau cek status kepesertaan, ubah data, sampai daftar antrean di fasilitas kesehatan (faskes) semuanya bisa dilakukan dari rumah sebenarnya. Tetapi saya kesini karena belum paham untuk pengaktifan kepesertaan kembali untuk anak saya,” ujarnya.

Baca juga: Tak keluarkan biaya apapun, Esti bersyukur ibu bisa operasi pakai BPJS

Sutarno menilai kehadiran aplikasi Mobile JKN merupakan terobosan penting dalam pelayanan kesehatan nasional. Menurutnya, masyarakat kini tidak perlu repot untuk datang langsung maupun membawa berkas banyak ke kantor BPJS Kesehatan untuk keperluan administrasi dasar. Cukup menggunakan fitur-fitur yang tersedia, peserta bisa mendapatkan informasi lengkap dan layanan secara mandiri.

Aplikasi Mobile JKN juga membantu dalam melihat iuran, memilih atau mengubah Fasilitas Kesehatan Tingpat Pertama (FKTP), hingga mendapatkan notifikasi penting terkait layanan. Hal ini membuat peserta merasa lebih terhubung dan tidak ketinggalan informasi. Tidak hanya itu, kini konsultasi dokter sudah dapat dilakukan melalui Mobile JKN dengan fitur TeleHealth yang memudahkan peserta untuk konsultasi dokter secara online.

“Saya kalau menggunakan aplikasi Mobile JKN untuk mengecek info peserta nah kebetulan anak saya nonaktif makanya saya langsung mau bertanya ke kantor BPJS Kesehatan. Saya juga sempat menggunakan aplikasinya untuk ubah nomor telepon. Begitu juga kalau mau berobat, bisa daftar antrean online dulu. Jadi, waktu datang ke faskesnya sudah tinggal diperiksa, dan tidak perlu menunggu lama. Saya juga baru tau saat ini Mobile JKN bisa konsultasi kesehatan secara online, kemudahan ini menurut saya sangat membantu sekali,” tambahnya.

Baca juga: Akses mudah, pelayanan ramah: Inilah alasan Sutrisno setia pada JKN

Sutarno menilai bahwa Program JKN yang dijalankan oleh BPJS Kesehatan merupakan wujud nyata semangat gotong royong dalam menjamin kesehatan seluruh masyarakat Indonesia. Ia berharap agar peserta JKN terus memanfaatkan layanan yang tersedia dengan baik, serta mengikuti prosedur yang telah ditentukan.

“Bersyukur sekali saya masih menggunakan BPJS ini, jadi lebih tenang. Sakit kan tidak pernah tahu kapan datangnya ya, tapi setidaknya kita tahu ada yang menjamin saat kita membutuhkan. Dengan Mobile JKN yang memudahkan semua pelayanan saya jadi makin percaya saat ini pelayanan kesehatan di Indonesia semakin meningkat, tidak perlu khawatir dan repot lagi,” ujarnya.

Walaupun dirinya mengaku tidak sering menggunakan BPJS Kesehatan untuk berobat, dirinya yakin iuran pun wujud nyata untuk gotong royong membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan dengan BPJS Kesehatan dan membutuhkan biaya yang besar. Terlebih berbagai kemudahan selalu dihadirkan oleh BPJS Kesehatan sepertu layanan kanal tatap muka maupun digital. Mobile JKN menjadi salah satu wujud komitmen BPJS Kesehatan dalam memberikan kemudahan, kecepatan dan trasparansi kepada seluruh peserta. (MI/sd)

Pewarta: Humas BPJS Kesehatan Cibinong

Editor :


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2025