Banyuwangi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur meningkatkan layanan kesehatan dengan membuka pelayanan poli eksekutif di RSUD Blambangan yang ditujukan bagi masyarakat pengguna asuransi swasta atau pasien BPJS Kesehatan yang memilih membayar secara mandiri.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan keberadaan poli eksekutif bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan di rumah sakit milik pemerintah daerah setempat, sedangkan melalui fasilitas ini, pasien dapat memperoleh layanan yang lebih cepat, nyaman, serta privasi terjaga.

"Kami memberikan alternatif layanan bagi warga, selain pasien BPJS tetap menjadi prioritas kami, kini kami hadirkan layanan baru poli eksekutif. Pasien bisa langsung memilih berobat dokter spesialisnya tanpa harus ada rujukan," ujar dia di Banyuwangi, Sabtu.

Ia mencontohkan pasien yang mengalami gejala penyakit tertentu, seperti gangguan jantung, dapat langsung ke dokter spesialis jantung tanpa harus melalui tahapan pemeriksaan awal dari dokter umum.

"Karena kami memahami ada warga yang menggunakan asuransi swasta untuk pengobatannya, terutama karyawan swasta yang kini kami layani dengan fasilitas yang lebih cepat, nyaman, dan terjadwal," kata dia.

Namun demikian, Bupati Ipuk meminta agar layanan eksklusif tersebut tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan pada poli reguler dan seluruh pasien harus tetap mendapatkan pelayanan yang ramah dan penuh empati.

Dia mengaku selalu menekankan tidak boleh ada diskriminasi pelayanan, baik pasien reguler maupun eksekutif harus dilayani dengan sikap yang sama.

Pelaksana Tugas Direktur RSUD Blambangan dr Siti Asiyah Anggraeni menjelaskan layanan poli eksekutif didukung 19 dokter spesialis.

Baca juga: Layanan RSUD Ratu Aji Putri Botung Penajam tetap berjalan 24 jam pada libur Idul Fitri

Baca juga: Pemkab Bogor miliki layanan stroke DSA yang dapat diakses melalui BPJS Kesehatan


Mereka, yakni dokter spesialis bedah orthopedi, spesialis bedah umum, spesialis bedah syaraf, spesialis anak, spesialis obgyn, spesialis jantung, spesialis anestesi, spesialis jiwa, spesialis syaraf, spesialis paru, spesialis radiologi, spesialis penyakit dalam.

"Jadi, total ada empat ruang poli yang kami siapkan, dari ruangan itu, seluruh dokter spesialis akan melayani pasien sesuai jadwal yang sudah ditentukan," katanya.



Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor : Heri Sutarman

COPYRIGHT © ANTARA 2026