Bogor (Antaranews Megapolitan) - Produk pangan domba kalengan yang diproduksi pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) MT farm dari Desa Tegalwaru, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat bersiap mengisi pasar ekspor.

"Kami tinggal menunggu izin merk dagang (MD) dari BPOM yang rencananya terbit akhir tahun ini, setelah itu kami siap ekspor," kata Budi Susilo Setiawan, selaku pemilik UKM MT Farm, saat ditemui di rumah produksinya, Desa Tegalwaru, Ciampea, Selasa.

UKM MT Farm adalah peternakan khusus domba dan kambing yang fokus di bagian penggemukan dan kaning. Domba dan kambing yang dihasilkan dijual untuk keperluan aqiqah dan Idul Adha.

Usaha agribisnis bidang peternakan ini telah berdiri sejak 2004 menjadi cikal bakal terbentuknya Desa Wisata Tegalwaru di Kecamatan Ciampea.

Selain menyediakan domba dan kambing untuk keperluan aqiqah dan Idul Adha, MT Farm juga memproduksi olahan daging domba berupa pangan kalengan, baso dan juga nuget.

Alumni Fakultas Peternakan IPB tersebut mengembangkan usaha pengolahan daging domba siap saji dalam kemasan kalengan. Ada enam varian daging domba kalengan yakni rendang domba, tongseng domba, kari domba, sop domba, dan tangklek domba.

"Kalau MD sudah keluar kami akan ekspor ke Malaysia dan Arab Saudi, permintaan sudah banyak," katanya.

Saat ini MT Farm hanya memproduksi berdasarkan pemesanan, sehari bisa 1.000 kaleng dengan berbagai varian rasa. Pesanan didominasi oleh perusahaan, dan ada juga perorangan.

Produk olahan daging domba kalengan ini juga banyak dipesan untuk penyaluran bantuan bagi korban gempa di Lombok dan Palu, Sulawesi Tengah.

"Belum lama ini untuk Lombok pemesanan sebanyak 1.000 kaleng, dan sekarang untuk Palu juga ada pesanan 1.000 kaleng," kata Budi.

Produk domba kalengan ini juga merupakan binaan IPB, kualitas premium tanpa pengawet dan MSG, dan bersumber dari kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Satu kaleng produk rendang domba bisa tahan sampai dua tahun, sangat cocok untuk didistribusikan bagi logistik korban bencana alam. Harga per kaleng daging domba olahan cukup ekonomis seperti rendang domba dijual Rp35 ribu.

Pewarta: Laily Rahmawaty

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2018