Rio de Janeiro, Brazil (Antaranews Megapolitan/Xinhua-OANA) - Sedikitnya 105 tahanan melarikan diri dari satu penjara dengan pengamanan maksimal di bagian timur-laut Brazil pada Senin (10/9), setelah beberapa penyarang membuka jalan melalui gerbang depan, kata beberapa laporan.

Menurut Sekretaris Regional Pertahanan Sosial (SEDS), sebanyak 20 penyerang bersenjata tiba di Penjara Gomeu Goncalvez Abrantes di Joao Pessoa, Ibu Kota Negara bagian Paraiba, dengan naik empat kendaraan, dan mulai melepaskan tembakan ke menara penjaga.

Saat satu kelompok menjebol gerbang setinggi lima meter dengan menggunakan peledak, satu kelompok lain menghalangi jalan masuk ke penjra tersebut, kata SEDS, sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa pagi.

Polisi menduga operasi itu bertujuan menyelamatkan empat tahanan yang ditangkap pada Agustus, dan mengkhususkan diri pada menyerang kendaraan, lemari besi dan mesin anjungan tunai mandiri.

Seorang perwira polisi ditembak di kepala, dan menderita luka serius, kata SEDS.

Tak kurang dari 33 tahanan yang melarikan diri belakangan ditangkap lagi, tapi sisanya masih berkeliaran, sehingga pemerintah lokal membatalkan kegiatan belajar-mengajar di sekolah dan universitas di dekat kompleks penjara itu.

Penjara dengan daya tampung 660 orang tersebut saat ini berisi 680 tahanan.

Penerjemah: Chaidar. 

Pewarta: Hinhua-OANA

Editor : M. Tohamaksun


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2018