Bogor (Antaranews Megapolitan) - Institut Pertanian Bogor (IPB) menandatangani nota kesepahaman kerja sama (MoU) dengan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), Kamis (8/2). Penandatanganan nota kesepemahaman yang dilakukan di Ballroom Apkasi Jakarta ini, dilakukan oleh Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB, Dr. Aji Hermawan dan Ketua Apkasi, Mardani H Maming, yang juga Bupati Tanah Bumbu.

Kegiatan penandatanganan MoU ini juga bersamaan dengan Rapat Dewan Pengurus (RDP) yang dihadiri oleh 114 bupati seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan ini, penanggung jawab kegiatan LPPM IPB, Dr. Prastowo, menyampaikan salah satu program unggulan LPPM IPB. Menurutnya, sudah terlampau banyak hasil inovasi IPB dan perguruan tinggi di Indonesia yang masih sedikit digunakan oleh masyarakat. Sementara, kebutuhan akan inovasi itu sangat mendesak.

“Oleh karena itu, sejak 2013, IPB mulai melakukan akselerasi untuk mendorong hasil penelitian dapat hadir di tengah-tengah masyarakat, khususnya di berbagai model agribisnis yang optimum dan modern. Hingga 2017 terdapat sebanyak 202 stasiun lapang yang berhasil diterapkan di tengah-tengah masyarakat,” paparnya.

Dr Prastowo mengatakan, saat ini penerapan inovasi masih banyak yang terpusat di Pulau Jawa. Melalui forum ini IPB berharap akan semakin banyak kerja sama dengan Pemerintah Daerah (Pemda). Pada tahun 2018, IPB akan melakukan berbagai kerja sama yang mengarah pada pengembangan model agribisnis di Kabupaten Tanah Bumbu.

“Dengan demikian, harapan kami, model agribisnis ini juga dapat dikembangkan di daerah luar Jawa. IPB memandang Pemda sebagai mitra strategis dalam pembangunan pertanian di Indonesia melalui kolaborasi inovasi di sentra-sentra produksi,” tuturnya.

Peran IPB sebagai perguruan tinggi cukup banyak menghasilkan inovasi, sehingga dapat mendorong penerapan inovasi IPB di tengah-tengah masyarakat. Melalui program mobilisasi mahasiswa, sarjana, dan dosen untuk ikut hadir dalam sentra-sentra produksi pertanian. Dengan program inilah konsep A-B-C-G (Akademic-Business-Community- Government) yang telah dikenal umum, IPB terus berupaya untuk bisa hadir.

Beberapa model agribisnis yang telah dikembangkan oleh IPB bekerja sama dengan Pemda di antaranya Agribusiness Development Station Hortikultura (di Kabupaten Cianjur, Bogor, dan Mandailing Natal); Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Pangan Olahan (bekerja sama dengan Kabupaten Madiun); Produksi Kedelai Teknologi Budidaya Jenuh Air (BJA) (Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Utara); Seafarming udang vaname (Kepulauan Seribu), dan lain-lain. (RJ)

Pewarta: Oleh: Humas IPB

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2018