Bogor (Antara Megapolitan) - Manager PT. Nestle Indonesia, Fajar Dharmawangsa merupakan salah satu alumni  Departemen Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor (PSP FPIK IPB). 

Alumni Departemen PSP IPB lain, Ir. Wibisono Wiyono  menjabat  Ketua Induk Koperasi Perikanan Indonesia dan Ir. Zairin sebagai Manager R&D Bonecon. Demikian beberapa contoh kecil peran dan kiprah alumni Departemen PSP FPIK IPB.  

''Potensi sumber daya perikanan yang besar membutuhkan pemuda-pemuda yang mau bekerja keras dan berjiwa wirausaha tinggi. Oleh karena itu, kita perlu  berusaha memanfaatkan potensi ini untuk menjadi tuan di negeri sendiri,'' terang Ir. Zairin ketika diwawancarai terkait Departemen Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, FPIK IPB.

Departemen PSP FPIK IPB berupaya berkontribusi dalam pembangunan Indonesia di bidang perikanan. Selain itu, turut serta membangun kerjasama di bidang kapal penelitian perikanan kelautan.

Beberapa lembaga yang telah menjalin kerjasama penggunaan  armada perikanan komersial dengan Departemen PSP FPIK IPB diantaranya: P2O LIPI, Sekolah Tinggi Perikanan, Pusat Penelitian Geologi Kelautan, Balai Besar Penangkapan Ikan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Untuk mendukung implementasi Memorandum of Understanding (MOU), IPB melakukan kerjasama penelitian dan 'joint supervision' dengan mahasiswa program doktor Rostock University Germany, Murdoch University Australia, Tokyo University of Marine Science and Technology Japan, Wageningen University The Netherlands, Delhousie University Canada dan Nantes University France. Sejumlah artikel tentang pengelolaan perikanan laut telah diterbitkan di berbagai jurnal ilmiah internasional.

Mahasiswa  Departemen PSP, FPIK IPB dengan mudah memperoleh tempat kerja magang dan penelitian di berbagai tempat seperti pelabuhan perikanan dan Dinas Perikanan dan Kelautan, Lembaga Non Government Organization nasional dan internasional (WWF, TNC, WCS, LINI, MDPI dan CI).

Departemen Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan  FPIK sebagai pioner jurusan PSP di Indonesia.

Sejak awak berdirinya Kampus IPB, Departemen Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan yang telah medapatkan akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT)  terus berkiprah dalam penerapan ilmu dan teknologi perikanan tangkap yang ramah lingkungan dan berkelanjutan dalam penelitian, serta pengabdian terhadap masyarakat.

Saat ini Departemen Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan  FPIK diketuai Dr. Ir. Budi Wiryawan M.Sc. Dr. Budi menuturkan, mahasiswa yang telah lulus dari Departemen PSP IPB memiliki prospek kerja yang luas baik sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS),  swasta, perbankan NGO dan wirausaha perikanan dan masih banyak lagi.

''Beragam prospek kerja ini disebabkan karena mahasiwa pada Departemen PSP FPIK IPB mendapatkan berbagai  kompetensi penunjang dan  pendukung dunia kerja. Mereka juga dibekali kesadaran pengelolaan perikanan yang ramah lingkungan, sehingga mereka mudah beradaptasi dengan bidang kerja yang baru,'' ujar Dr. Budi.

Makna ramah lingkungan ini adalah meliputi alat tangkap, teknologi eksploitasi sumberdaya perikanan, kapal badan transportasi perikanan, kebijakan perikanan tangkap, manajemen perikanan tangkap dan manajemen pelabuhan perikanan. (SM/ris)

Pewarta: Humas IPB

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2017