Bogor (Antara Megapolitan) - Wali Kota Bogor, Jawa Barat, Bima Arya Sugiarto, Rabu, melantik sejumlah pejabat baru eselon II dan eselon III.

"Semua pejabat yang dilantik hari ini adalah orang-orang yang menentukan arah Kota Bogor. Hitam putih ada di tangan anda semua," kata Bima.

Menurutnya, perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di Kota Bogor disiapkan dan dilaksanakan oleh para pejabat. Harapan masyarakat juga ada di tangan para pejabat.

Bima mengajak seluruh pejabat untuk memanfaatkan waktu sebaik-baiknya agar semua target pembangunan dapat dituntaskan pada tahun 2017 mengingat tahun 2018 terkonsentrasi dengan pelaksanaan Pilkada.

"Pentingnya mengelola kepentingan yang menyangkut kemaslahatan masyarakat luas," katanya.

Tidak hanya itu, Bima mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) dan pejabat berkonsentrasi penuh menjalankan tugas, memperbaiki pelayanan, memutuskan mata rantai buruknya birokrasi, serta melangkah ke depan dengan kinerja lebih baik.

Pengukuhan dan pelantikan pejabat eselon di Kota Bogor merupakan Instruksi Menteri Dalam Negeri RI menindaklanjuti Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016. Juga untuk melaksanakan amanat Perda Kota Bogor Nomor 7 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Bogor.

Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Syarip Hidayat yang ikut dilantik menjelaskan, pengukuhan dan pelantikan menjadi awal dari terbentuknya kekuatan tim yang solid untuk memberikan pelayanan lebih baik kepada masyarakat.

"Tidak ada lagi cerita pejabat lebih mementingkan kepentingan pribadi, golongan atau politik dibanding kepentingan masyarakat," katanya.

Ade juga mengajak seluruh pejabat untuk fokus menyelesaikan program kerja, termasuk program prioritas tahun 2017 yang sudah dianggarkan dan dievalusasi Gubernur Jawa Barat.

"Target capaian enam program prioritas sudah tampak," katanya.

Menurutnya, beberapa program prioritas yang tampak dari sektor transportasi dengan diberlakukannya sistem satu arah, pembangunan pedestrian, pembentukan badan hukum angkutan kota serta pembangunan tol Bocimi dan BORR.

Untuk program kemiskinan, lanjutnya, Pemkot Bogor menargetkan 94 ribu warga memiliki BPJS Kesehatan, dan hingga saat ini sudah tercapai 88 ribu di tahun 2016.

"Tahun 2017 akan ada ruang terbuka hijau untuk masyarakat Kota Bogor, ada Lapangan Sempur, fasilitas trotoar seputar kebun raya, dan revitalisasi GOR Pajajaran," katanya.

Pewarta: Laily Rahmawati

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2016