Wali Kota Depok, Jawa Barat, Mohammad Idris mengatakan isu-isu nasional dibahas dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVI Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) 2023 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, di antaranya terkait pengendalian inflasi.

"Pertama terkait masalah kewaspadaan dari pemerintah daerah dalam hal ini wali kota terhadap tingkat inflasi khususnya daerah produsen, jangan sampai jatuh ke deflasi," ujar Idris dalam keterangannya diterima di Depok, Kamis.

Mohammad Idris menghadiri Rakernas Apeksi XVI di Upper Hills Convention Hall di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, yang berlangsung 10 - 14 Juli 2023.

Ia mengatakan bagi daerah non produsen seperti Depok masih dapat mengimbangi dari sumber lain untuk mengendalikan inflasi.

Baca juga: Bima Arya: Rakernas Apeksi 2023 tingkatkan aktivitas ekonomi di Makassar

Menurutnya, saat ini tingkat inflasi di Kota Depok masih terkendali. Berbagai upaya terus dilakukan Pemkot Depok untuk pengendalian inflasi.

"Depok kota konsumen dan jasa, kita terus melaksanakan pemberdayaan UMKM, ekraf (ekonomi kreatif) untuk terus berlaga di pascapandemi ini, dan juga jasa, baik properti dan bidang lainnya," jelasnya.

Isu-isu nasional yang dibahas pada Rakernas Apeksi XVI ini merupakan arahan dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) yang disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Suhajar Diantoro.

Dikatakannya isu dan arahan kedua yang dibahas adalah penguatan persahabatan dan kebersamaan antara peserta Rakernas Apeksi.

Baca juga: Apeksi sebut perlu advokasi peraturan pemerintah atur sampah

Terlebih di tahun politik ini persaingan begitu ketat, dan pada 2024, sebagian besar kepala daerah atau wali kota yang tergabung dalam Apeksi akan purnatugas.

"Hanya sembilan kota yang masih terus sampai 2026, termasuk Kota Depok yang masih berlanjut sampai 2026," jelasnya.

Ketua Apeksi Bima Arya menyebutkan rakernas bukan hanya sekedar seremonial namun akan banyak muncul substansi penting yang dibahas.

Pertama, Apeksi konsisten mengawal otonomi. Kedua, optimistis menuju Indonesia Emas 2045. Ketiga, semangat politik pembangunan yang terkoordinasi dengan baik antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Baca juga: Apeksi belajar pengembangan ASN ke Jerman

"Kami berharap pertemuan ini dapat mendorong terwujudnya pembangunan kota yang bermanfaat langsung bagi masyarakat," ujarnya.

"Sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang maju dalam pembangunan perkotaan yang berkelanjutan," katanya.

Pewarta: Feru Lantara

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2023