Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menyebutkan budidaya ikan menjadi peluang usaha atau bisnis menjanjikan mengingat produksi ikan di daerah itu belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Produksi ikan di Kabupaten Bekasi saat ini masih belum mampu memenuhi kebutuhan pasar. Ini bisa jadi bisnis menjanjikan bagi warga," kata Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi Iman Santoso di Cikarang, Senin.

Dia mengatakan ikan hasil budidaya dan perikanan tangkap di Kabupaten Bekasi saat ini baru mencapai 89.367 ton per tahun. Meski melebihi target yang ditetapkan namun masih belum mencukupi kebutuhan masyarakat.

Baca juga: Bekasi Sosialisasikan Pakan Ikan Alternatif
Baca juga: Bekasi Mendorong Pembudidayaan Ikan Di Seluruh Kecamatan

Berdasarkan data Dinas Perikanan, ketersediaan ikan konsumsi warga Kabupaten Bekasi per tahun mencapai 152.703 ton sehingga masih ada selisih 63.336 ton untuk mencukupi kebutuhan masyarakat.

"Hal ini tentu menjadi peluang usaha bagi masyarakat untuk menggeluti budidaya perikanan, budidaya tangkap, hingga usaha pengolahan hasil perikanan di Kabupaten Bekasi," katanya.

Iman mengaku setiap tahun produksi ikan daerah itu terus mengalami peningkatan namun tetap saja belum mampu mencukupi kebutuhan masyarakat sehingga bergantung dari pasokan daerah lain.

"Apabila ada masyarakat yang ingin memulai, kita siap melayani untuk memberikan pembinaan. Silakan saja datang ke kantor kita kalau mau mencari informasi ataupun konsultasi terkait budidaya ini," ucapnya.

Baca juga: Pemkot Bekasi arahkan warganya budidaya ikan konsumsi

Ia pun menyarankan bagi masyarakat yang baru akan memulai usaha ini atau pemula, bisa memilih media budidaya maupun skema usaha yang sesuai kemampuan namun tetap menghasilkan.

"Misal budidaya ikan lele dengan bioflok. Budidaya ikan lele ini hampir di setiap kecamatan ada. Metode seperti ini kalau dikelola dengan serius hasilnya sangat menjanjikan," kata dia.

Pewarta: Pradita Kurniawan Syah

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2023