Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar menekankan fondasi utama usaha kreatif tidak hanya bertumpu pada pencapaian komersial, tapi memiliki tujuan (purpose) yang jelas untuk memberikan dampak positif bagi komunitas agar berkelanjutan.
“Brand yang kuat lahir dari niat yang jelas. Produk yang membawa nilai budaya, kualitas, dan dampak positif akan selalu memiliki ruang, bahkan di tengah perubahan teknologi,” katanya dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu.
Irene mengatakan Kemenekraf mendukung pertumbuhan usaha kreatif melalui program strategis yang tertuang dalam Asta Ekraf, untuk memperkuat fondasi dan arah bisnis pelaku kreatif. Dukungan mencakup perluasan akses pasar internasional, penguatan kapasitas SDM, hingga perlindungan kekayaan intelektual agar brand lokal aman menembus pasar global.
Baca juga: Wamenekraf dorong talenta musikal tembus panggung internasional
Program ini dirancang agar usaha kreatif tidak hanya berkelanjutan secara ekonomi, tetapi juga bertumbuh dalam jangka panjang, dengan purpose yang jelas, siap bersaing di kancah internasional.
Hal itu juga yang ia bagikan dalam acara BCA Young Community (BYC) Fest 2025 dalam talkshow “Building Purpose Driven Creative Enterprises”. Wamen Ekraf menekankan pentingnya profesionalisasi usaha, pemanfaatan peluang ekspor, dan kompetisi sebagai pemicu peningkatan kualitas.
“Jika produk lokal kuat di pasar domestik, peluang menembus pasar global akan semakin besar,” tuturnya.
