Jakarta (Antara Megapolitan) - Kementerian Pemuda dan Olahraga segera mencairkan bonus yang sebelumnya telah dijanjikan bagi peraih medali pada Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brazil, apalagi Indonesia sudah memastikan diri meraih emas dari cabang bulu tangkis.

"Akan segera diurus. Paling cepat bonus akan cair dalam tiga pekan karena ada prosedur yang harus dilalui," kata Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Gatot S Dewa Broto, di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, anggaran untuk memberikan bonus bagi atlet dan pendukung yang telah mengantarkan Indonesia meraih medali pada kejuaraan multievent paling bergengsi di dunia itu sudah siap.

Bagi peraih medali emas, pemerintah telah menyiapkan bonus sebesar Rp5 miliar. Artinya, pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang sukses merebut prestasi meraih emas di Brazil setelah mengalahkan pasangan Malaysia Chan Peng Soo/Goh Lie Ying dengan dua set langsung 21-14, 21-12.

Tontowi maupun Liliyana dipastikan akan mengantongi bonus masing-masing Rp5 miliar.

Bonus itu dipastikan juga akan bertambah karena selain dari pemerintah, Pengurus Besar Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) juga akan memberikan bonus termasuk dari tim/klub tempat kedua pemain bernaung.

Tidak hanya pasangan yang akrab dipanggil Owi/Butet itu saja yang mendapatkan bonus.

Atlet angkat besi Eko Yuli Irawan dan Sri Wahyuni yang terlebih dahulu menyumbangkan medali perak bagi kontingen Indonesia, juga akan mendapatkan bonus masing-masing Rp2 miliar.

Selain bonus berupa uang tunai dari pemerintah, dua lifter Indonesia itu juga akan mendapatkan bonus tambahan dari PB PABBSI yaitu masing-masing satu unit rumah. Bonus dipastikan akan terus mengalir.

Gatot menjelaskan, pihaknya tidak ingin menunda-nunda pemberian bonus. Pihaknya juga menyatakan bonus akan cair sama saat pemerintah memberikan bonus pada atlet peraih medali pada SEA Games 2015 lalu.

"Kami usahakan cepat cair. Namun semuanya harus sesuai dengan prosedur yang berlaku," kata Gatot yang juga Kepala Komunikasi Publik Kemenpora itu pula.

Perolehan medali emas oleh Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir membuat bangga bangsa Indonesia termasuk Gatot S Dewa Broto. Bahkan, Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora itu sampai mencukur gundul mahkotannya.

Cukur gundul itu dilakukan usai menonton siaran langsung pertandingan final bulu tangkis di halaman kantor Kemenpora.

Sebanyak empat pejabat Kemenpora yang melakukan cukup rambut. Menpora Imam Nahrawi menjadi orang pertama yang mencukur rambutnya, disusul Gatot S Dewa Broto, Kabag Humas Agus Prayitno, dan ditutup Karo Humas dan Hukum Kemenpora Amar Ahmad. (Ant).

Pewarta: Bayu Kuncahyo

Editor : M. Tohamaksun


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2016