Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, memprioritaskan evakuasi korban banjir bayi, balita dan warga lanjut usia (lansia) di dua desa dan satu kelurahan di daerah itu.

"Hari ini banjir merendam ratusan rumah di Desa Karangligar dan Mekarmulya Kecamatan Telukjambe Barat serta di Kelurahan Tanjungmekar Kecamatan Karawang Barat," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Karawang, Unang Komara di Karawang, Senin.

Ia menyampaikan banjir akibat meluapnya beberapa sungai di daerah itu merendam 309 rumah, dua sekolah dan empat masjid di Desa Karangligar, Mekarmulya dan sekitar Kelurahan Tanjungmekar.

"Total korban bencana banjir sebanyak 362 KK yang berisi 1.129 jiwa," katanya.

Baca juga: Banjir rendam puluhan rumah di Karawang
Baca juga: Tim BPBD Karawang lakukan penanganan bencana banjir di Desa Karangligar

Dari ribuan warga yang terdampak bencana banjir itu, terdapat 12 bayi, 50 balita dan 8 lansia. Mereka menjadi prioritas evakuasi oleh tim BPBD Karawang

"Kami sudah melakukan upaya evakuasi dan mempersiapkan beberapa titik aman untuk mengantisipasi air semakin tinggi," katanya.

Selain itu, pihaknya saat ini juga sedang melakukan assessment kepada warga terdampak banjir.

Baca juga: Banjir di Desa Karangligar Karawang mulai surut

Bencana banjir itu sendiri terjadi akibat meluapnya Sungai Cibeet dan Citarum di daerah tersebut.

Ia mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran atau pinggir sungai di wilayah Karawang untuk waspada karena cuaca masih cukup ekstrem.

Pewarta: M.Ali Khumaini

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2022