Bersama ratusan siswa SD Negeri Cipaku 1, 2 dan 4, SD Negeri Genteng, dan SD Negeri Kertamaya, Kepala Dinas Pertanian (Distani) Kota Bogor Azrin Syamsudin mensosialisasikan gerakan memasyarakatkan makan ikan. Sosialisasi juga melibatkan perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia dan TP PKK Kota Bogor bertempat di halaman Distani Kota Bogor, Jalan Raya Cipaku, Bogor Selatan Kota Bogor, Kamis (26/11).

Menurut keterangan Azrin, gerakan ini merupakan momentum yang baik dalam rangka mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat dan cerdas. ”Kegiatan ini bertujuan mewujudkan masyarakat yang sehat fisik dan mental, disamping untuk meningkatkan kualitas SDM dan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya. Gerakan ini, lanjut Azzrin, merupakan kerja besar pemerintah, mulai pusat hingga daerah, dimana kegiatan Ini adalah kegiatan masal.

“Rencananya pekan depan Distani Kota Bogor bersama para stakeholder akan merumuskan dan  membentuk Forikan Kota Bogor,” lanjut Azrin. Berdasarkan SK Menteri Kelautan dan Perikanan  No.29/ 2006, Ketua Forum Gemar Ikan adalah Ketua TP PKK bersama pengurus dan para kader PKK sebagai motor penggerak. “TP PKK dapat mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat agar meningkatkan kesadaran gizi individu dan masyarakat melalui konsumsi ikan, dimana implementasinya melibatkan pemerintah, seluruh lapisan masyarakat yang terdiri dari ormas, lintas profesi dan insan pendidikan,” tegas Azrin.



Selain itu berdasarkan data Badan Ketahanan Pangan Kota Bogor, Azrin menambahkan Pola Pangan Harapan (PPH) Kota Bogor saat ini baru mencapai diangka 82 dari target 90. “ kedepannya Kota Bogor akan menyediakan satu lokasi yang menjual ikan segar dan produk perikanan,” cetus Azrin.

Selain Kepala Distani, Erisnon Daslim perwakilan TP PKK Kota Bogor mengungkapkan selain sebagai upaya meningkatkan konsumsi ikan dan melestarikan potensi perikanan, sosialisasi ini juga untuk melaksanakan undang-undang perikanan dan pangan. “Ikan merupakan salah satu sumber protein tinggi yang baik dikonsumsi bagi orang dewasa maupun anak-anak. Setiap tahun konsumsi ikan di Kota Bogor mengalami peningkatan,” terang Erisnon.

Untuk itu upaya harus terus dilaksanakan agar dicapai derajat kecerdasan dan kesehatan guna mencapai ketahanan pangan nasional. “Melalui kegiatan ini kita sebarkan misi konsumsi ikan, dengan dukungan dan sinergitas dari unit terbesar hingga unit terkecil, keluarga. Saya memiliki keyakinan misi ini dapat tercapai dan maksimal. Dalam hal ini, peran PKK sangat penting dan strategis dalam mensosialisasikan dan mendukung gerakan ini. Dimana tindak lanjut bagi masyarakat agar dilakukan secara nyata dan berjenjang,” sambung Erisnon.

Acara Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan dimeriahkan dengan lomba pidato dan  mewarnai antar siswa SD dengan tema yang berkaitan dengan gerakan makan ikan. Bagi siswa yang berhasil menjadi juara lomba pidato akan dipilih sebagai duta gemar makan ikan Kota Bogor. Diakhir acara para siswa beserta yang hadir secara bersama-sama akan memakan hasil olahan produk ikan. (rahmat)

Pewarta:

Editor :


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2015