Bogor, (Antara Megapolitan) - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly bersama Ketua Komnas HAM Nurkholis melakukan inspeksi mendadak ke Lapas Kelas II Kota Bogor (Paledang), Rabu malam.

Menteri dijadwalkan tiba pukul 19.00 WIB, namun baru datang sekitar pukul 20.00 WIB.

Begitu masuk Menkumham dan Ketua Komnas HAM langsung menuju ke ruangan tahanan di Blok A dan B.

Selama kurang lebih satu jam, Menteri dan Ketua Komnas HAM didampingi Kepala Lapas beserta jajarannya.

Menurut Kepala Bir Humas Kemenkumham, Ansarudin, Menteri meninjau satu persatu kondisi ruang tahanan.

"Kondisi di dalam sangat ramai, takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," katanya

Lebih lanjut ia mengatakan dari beberapa ruang tahanan yang didatangi Menkumham di antaranya blok A dan B ditempati puluhan orang warga binaan.

"Di Blok B ada enam kamar, kapasitasnya lima orang tapi diisi 53 orang," kata dia.

Begitu juga di blok A yang terdiri atas 18 kamar dengan kapasitas lima orang tapi diisi 32 orang.

Sementara itu, berdasarkan data di Lapas Paledang Bogor, isi lapas terdiri atas tahanan 237 narapidana 802, total 1.039 orang.

"Di blok wanita kapasitas delapan orang diisi 85 orang, inilah kondisi Lapas kita seluruh Indonesia, sehinggga kami mengajak ketua Komnas Ham meninjua langsung dan mencari solusinya, karena over capasitas tidak bisa diselesaikan sendiri oleh Kemenkumham," katanya.

Ia menambahkan sidak ini untuk mencarikan solusi bersama agar Kemenkumham sebagai "criminal justice system" mendapat predikat yang tidak memperhatikan HAM.

Hingga berita ini diturunkan Menkumham masih melakukan sidak ke ruang administrasi dan Kalapas Paledang.

Menurut rencana setelah sidak akan memberikan keterangan pers terkait kunjungannya.

Pewarta: Laily Rahmawati

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2015