Kesatuan Keluarga Besar Kasepuhan (KKBK) Banten dan Jawa Barat menjelaskan maksud adanya karangan bunga dari Presiden Joko Widodo pada acara khitanan di Desa Cibunian Kabupaten Bogor yang menjadi lokasi pentas Pedangdut Rhoma Irama.

Ketua KKBK Kabupaten Bogor, Rizana Miko Harmoko saat ditemui di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (3/7), menyebutkan bahwa karangan bunga tersebut bentuk dukungan Presiden terhadap pemberdayaan masyarakat adat, mengingat penyelenggara khitanan tersebut merupakan Ketua Umum KKBK yang bernama Surya Atmaja.

"Tidak ada khusus orangnya Pak Jokowi, jadi kaitannya ini karena Abah Surya Ketua Umum KKBK, kebetulan ada program dari Pak Jokowi pemberdayaan masyarakat adat, termasuk Kabupaten Bogor," terang pria yang akrab disapa Miko itu.

Menurutnya, bukan hanya karangan bunga tanda ucapan selamat dari Presiden yang memenuhi area hajatan yang berlangsung pada Sabtu dan Minggu (28/6) itu, melainkan juga ada puluhan lainnya.

"Dari Pak Jokowi, Kapolri, Pak Doni Monardo. Pokoknya ada sebanyak 65 karangan bunga berdasarkan list yang kita terima," sebutnya.

Seperti diketahui, Polres Bogor Polda Jawa Barat sudah melakukan pemeriksaan tiga saksi mengenai acara khitanan di Desa Cibunian Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor Jawa Barat, yang menjadi lokasi pentas Pedangdut Rhoma Irama.

"Ada tiga (saksi), dari camat, keluarganya Surya Atmaja dan dia sendiri," ungkap Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy.

Menurutnya, Surya Atmaja sebagai penyelenggara acara khitanan anaknya sudah diperiksa langsung oleh Bupati Bogor selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Ade Yasin di Pendopo Bupati, Cibinong Kabupaten Bogor pada Selasa (30/6).

Pria yang merupakan mantan kru dari Soneta Group itu diduga melanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional yang sudah diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) No 35 Tahun 2020, lantaran menyebabkan kerumunan massa dengan menggelar konser acara khitanan anaknya.(KR-MFS).

Pewarta: M Fikri Setiawan

Editor : M Fikri Setiawan


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2020