program-sertifikat-online-terkendala-jaringan-internet
Cikarang, Bekasi, 24/9 (ANTARA) - Program pembuatan sertifikat tanah secara online atau "One Day Service" Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, masih terkendala jaringan internet.

Kasi Hak Tanah dan Pendaftaran Tanah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Markus Mado Masan di Cikarang, Sabtu, mengatakan program pembuatan sertifikat online One Day Service tersebut dilakukan dengan menggunakan empat mobil yang berkeliling ke seluruh kecamatan di Kabupaten Bekasi.

"Sistem kerja mobil ini mirip dengan pembuatan SIM keliling," tambahnya.

Markus mengatakan, BPN Kabupaten Bekasi memiliki empat mobil layanan. Satu mobil merupakan bantuan dari Presiden, dua dari bantuan Pemda Kabupaten Bekasi dan satu mobil dari BPN Pusat.

"Namun sayangnya tidak seluruh wilayah di Kabupaten Bekasi terjangkau jaringan internet yang bagus. Untuk hasil maksimal kita menggunakan alat khusus yang dipasang di mobil," kata dia.

Menurut Markus, dari empat mobil layanan online yang ada, hanya satu yang sudah dilengkapi dengan teknologi komputerisasi canggih dan memiliki alat yang mampu terkoneksi dengan jaringan internet BPN pusat.

Sedangkan tiga lainnya, masih menggunakan jaringan internet provider telepon selular biasa.

"Dengan jaringan intenet biasa, koneksi dengan server di BPN Cikarang dan BPN Pusat menjadi lambat, sehingga tidak maksimal. Sedangkan untuk membeli alat yang baru kita belum punya anggaran," kata dia.

Dikatakan Markus,untuk mengatasi lemahnya jaringan internet, pihanya membangun tower atau antena bantuan di empat titik, yaitu di Kantor BPN Cikarang, Kecamatan Babelan, Pabayuran dan Cibarusah.

"Tower yang di daerah Pabayuran malah tersambar petir dan belum diperbaiki. Sedangkan untuk membangun yang baru memerlukan anggaran yang besar," kata dia.

Meskipun terkendala dengan jaringan internet, ke empat mobil layanan pembuatan sertifikat keliling tersebut masih tetap beroperasi.

Namun, tambahnya, hanya melayani pengecekan sertifikat, pengukuran tanah dan pengurusan balik nama.

"Sedangkan untuk mobil yang jaringan internetnya bagus, maka bisa langsung dilakukan pembuatan sertifikat asalkan sarat-saratnya sudah lengkap. Satu hari langsung jadi," kata dia.

Markus mengatakan, pihaknya sudah mengajukan anggaran kepada BPN Pusat untuk melengkapi teknologi di mobil layanan sertifikat keliling dan pembangunan tower atau antena di seluruh kecamatan, sehingga pelayanan One Day Service bisa berjalan maksimal.

"Mudah-mudahan pada 2012 semua peralatan yang kita butuhkan bisa tersedia, sehingga akan memudahkan masyarakat dalam pengurusan sertifikat secara online di masing-masing kecamatan," demikian Markus.***4***




: Budisantoso Budiman

COPYRIGHT © ANTARA 2026