Bogor (Antara) - Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bogor mengatakan, siswa SMK yang sering dicap sebagai pembuat tawuran juga memiliki prestasi dalam bidangnya masing-masing. Hal ini terlihat dalam pelaksanaan Expo Pendidikan Teknologi ke-8 yang akan digelar Selasa di Gelanggang Olah Raga Padjajaran.

"Epitech ini sebagai bukti bahwa SMK tidak hanya diidentikkan dengan tawuran, tapi mereka juga memiliki prestasi yang membanggakan," kata Ipen Supendi, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bogor, saat ditemui di sela-sela persiapan Epitech ke 8 di GOR Padjajaran, Kota Bogor, Senin.

Ipen menyebutkan, banyak prestasi membanggakan yang diraih siswa SMK di Kota Bogor baik tingkat provinsi Jawa Barat maupun nasional.

Dikatakannya, seperti SMKN 2 Kota Bogor, siswanya telah merakit alat-alat elektronik seperti televisi Esemka dan iPad.

Tidak hanya itu, lanjut Ipen, sekolah SMK di Kota Bogor juga memiliki prestasi dibidang lingkungan seperti SMK Wikrama yang mendapat penghargaan nasional sebagai sekolah Adiwiyata Mandiri.

"SMKN 3 juga memiliki prestasi dibidang kompetensi tingkat provinsi dan nasional. SMKN 3 dikenal sebagai sekolah fashion, kecantikan, tata boga dan perhotelan," katanya.

Menurut Ipen, tawuran pelajar tidak hanya dilakoni oleh siswa SMK semata, tapi juga siswa SMA. Hal tersebut tidak hanya terjadi di Kota Bogor tapi sejumlah kota lainnya di wilayah Jawa Barat maupun Indonesia.

Ipen mengakui, aksi tawuran yang terjadi kerap didominasi oleh pelajar dari SMK dan beberapa siswa SMA.

Maraknya aksi tawuran pelajar menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Bogor bersama aparat kepolisian terus menekan angka kasus mencegah terjadinya tawuran.

"Dengan adanya Epitech ini melihatkan sisi positif SMK yang memiliki prestasi dibidang kompetensi," ujarnya.

Panitia Epitech 8 Kota Bogor, Jana Sugiana menyebutkan, ada 164 stand yang disediakan dalam kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut.

"Dari 164 stand yang ada, 104 stand diisi oleh SMK yang memamerkan keunggulan mereka seperti di bidang kuliner, teknik mesin, otomotif maupun elektronik," ujarnya.

Ia mengatakan, Kota Bogor terpilih sebagai tuan rumah Epitech ke 8 karena dinilai unggul dalam bidang vokasi (kejuruan).

"Di Kota Bogor ini jumlah sekolah kejuruannya lebih banyak dibanding sekolah umum. Terdapat 84 SMK dan 48 SMA, dengan perbandingan 70:30," katanya.

Rencananya kegiatan Epitech ini akan dibuka secara resmi oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan pada Selasa (12/11) besok.


Pewarta: Oleh Laily Rahmawati
Editor : Teguh Handoko

COPYRIGHT © ANTARA 2026