"Arus Puncak dari awal Operasi Ketupat Lodaya masih relatif normal, begitu juga di Ciawi, balum ada kepadatan yang signifikan," kata KBO Satuan Lalu Lintas Polres Bogor, AKP Surhatman, di Bogor, Selasa.
Surhatman menyebutkan volume kendaraan yang melintas di jalur Puncak dan Ciawi relatif lancar tidak menemukan adanya hambatan.
Meskipun terjadi hambatan arus bukan karena volume kendaraan, melainkan karena adanya aktivitas pedagang di pasar tumpah Cisarua dan Ciawi.
"Kepadatan terjadi hanya di dua titik ini, Pasar Cisarua dan Pasar Ciawi," kata AKP Surhatman.
Surhartman mengatakan, mengantisipasi kemacetan di dua titik tersebut Satlantas Polres Bogor membuat simpul-simpul pengurai kemacetan.
"Kami juga membuat alur penyeberangan agar masyarakat yang berbelanja bisa tertip saat menyeberang," katanya.
Selain itu lanjutnya, pengamanan arus dilakukan dengna membatasi kendaraan pengangkut barang berbadan besar untuk melintas di kawasan tersebut terhitung mulai H-4.
Larangan melintas bagi kendaraan pengangkut barang berbadan besar sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan yang diedarkan dengan nomor 3820/AJ/201/DRJD/2013 berisikan larangan kendaraan pengangkut barang beroperasi.
"Terkecuali untuk truk pengangkut sembako, ayam, air mineral dan BBM," katanya.
AKP Surhatman menyebutkan, hingga dua hari menjelang Hari Raya Idul Fitri, pihaknya mencatat sebanyak 104.305 kendaraan roda empat yang keluar dari gerbang Tol Ciawi menuju Puncak dan Sukabumi sedangkan kendaraan yang masuk tol dari arah Bogor sebanyak 98.592 mobil.
"Dari jumlah angka kita melihat masih relatif normal belum menyebabkan kepadatan," kata AKP Surhatman.
Pewarta: Oleh Laily RahmawatiEditor : Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.