Jakarta (ANTARA) - PT PLN (Persero) menyampaikan “blackout” atau pemadaman listrik massal di Sumatera pada Jumat (22/5) sejak pukul 18.44 WIB disebabkan oleh cuaca buruk yang kemudian berdampak pada sebagian sistem kelistrikan Sumatera.

“Gangguan pada ruas transmisi berdampak meluas pada sebagian sistem transmisi Sumatera, mengakibatkan penurunan frekuensi akibat beban berat pembangkit dan memicu efek domino gangguan di sejumlah wilayah,” ujar Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dalam keterangan resminya yang dikonfirmasi ANTARA dari Jakarta, Sabtu.

Darmawan mengatakan bahwa sejak awal gangguan terjadi, sekitar pukul 18.44 WIB, Jumat (22/5), PLN langsung bergerak melakukan pemeriksaan dan pemulihan sistem kelistrikan.

Ia menjelaskan dalam waktu sekitar dua jam, jaringan transmisi yang terganggu berhasil dipulihkan kembali.

Baca juga: Listrik padam total di Sumatera bagian tengah-utara, PLN langsung cek sistem dan jaringan kelistrikan
Baca juga: Kementerian ESDM targetkan 8.000 lokasi sepenuhnya teraliri listrik paling lambat 2029



Pewarta: Putu Indah Savitri
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026