Bekasi (ANTARA) - Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat memastikan menanggung penanganan korban kecelakaan lalu lintas melibatkan armada mobil distribusi SPPG yang terjadi di Jalan Kalimantan Raya, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur pada Selasa (12/5).
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono turun langsung dengan mendatangi rumah duka korban meninggal dunia serta menjenguk dua korban yang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Siloam Sentosa Bekasi.
"Kami turut berduka cita atas musibah ini. Pemerintah Kota Bekasi memastikan seluruh korban yang saat ini dirawat di RS Siloam Sentosa akan ter-cover hingga sembuh," katanya di Bekasi, Rabu.
Dirinya memastikan seluruh korban akan mendapatkan perhatian serta penanganan secara optimal dari Pemerintah Kota Bekasi hingga proses pemulihan selesai, termasuk perhatian khusus kepada keluarga korban meninggal dunia dengan memastikan keberlangsungan pendidikan anak korban.
"Anak korban juga menjadi perhatian khusus kami. Pemerintah Kota Bekasi siap membantu pembiayaan pendidikannya agar masa depan anak tetap tercapai," katanya.
Insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan SPPG mengakibatkan seorang warga RW 02 Kelurahan Aren Jaya berprofesi sebagai pedagang gorengan bernama Sanuri meninggal dunia.
Sementara dua korban lain masih menjalani perawatan yakni seorang pedagang tahu krispi bernama Umi yang mengalami patah tangan serta kenek kendaraan distribusi SPPG bernama Dwi akibat mengalami luka di bagian kepala.
Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 10.45 WIB itu diduga akibat kendaraan distribusi SPPG mencoba menghindari sepeda motor saat melintas di jalan sempit kawasan Aren Jaya. Kendaraan mengalami hilang kendali hingga menabrak dua gerobak pedagang di depan sebuah swalayan.
Tri Adhianto memastikan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam terkait penyebab kecelakaan, termasuk memeriksa saksi-saksi, sopir kendaraan, barang bukti hingga rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian.
Pihak kepolisian juga disebut tengah melakukan pemeriksaan terhadap kelayakan kendaraan distribusi SPPG yang terlibat dalam insiden tersebut.
"Kita tunggu saja analisa dan informasi dari Polres Metro Bekasi Kota. Kami dari Pemerintah Kota Bekasi memastikan layanan BPJS Kesehatan maupun Ketenagakerjaan akan ter-cover pasien," kata dia.
Pewarta: Pradita Kurniawan SyahUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026