Karawang (ANTARA) - Polres Karawang melakukan patroli siber sebagai bentuk kewaspadaan terhadap kemungkinan munculnya hasutan provokatif di media sosial menjelang peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026.

Kapolres Karawang, AKBP Fiki Novian Ardiansyah dalam keterangannya di Karawang, Kamis telah menginstruksikan tim patroli siber untuk melakukan pemantauan aktivitas di jagat maya.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya preventif untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah Karawang.

"Kami terus memantau dan menyisir setiap unggahan, khususnya di wilayah Karawang, yang berpotensi mengandung unsur provokatif terkait aksi unjuk rasa May Day," katanya.

Baca juga: Ribuan Buruh Karawang Akan Berangkat Ke Jakarta

Jika dalam patroli siber itu ditemukan hal-hal yang mengandung hasutan atau provokatif, maka akan dilakukan tindakan tegas.

Bagi kalangan buruh yang akan memperingati May Day, katanya, Polres Karawang menyiapkan pengawalan perjalanan menuju Jakarta hingga kembali ke Karawang.

Ada sekitar 300 personel yang disiagakan untuk melakukan pengawalan aksi May Day, termasuk di tiga titik pemberangkatan, yakni Karawang Barat, Karawang Timur dan Cikampek.

Kapolres menyebutkan, sekitar 12.500 buruh asal Karawang diagendakan akan mengikuti aksi Hari Buruh Internasional (May Day) di Jakarta pada 1 Mei 2026. Mereka rencananya akan berangkat ke Jakarta dengan menggunakan kendaraan roda empat.

Baca juga: Bupati Karawang ajak kaum buruh asah keterampilan dan kemampuan

Ia mengimbau buruh yang akan berangkat ke Jakarta untuk memperingati May Day agar melapor ke Polres Karawang. Hal itu dilakukan untuk pendataan sekaligus pemberian stiker khusus kendaraan.

Menurut dia, selain menyiapkan pengamanan, kapolres menginstruksikan agar suruh personel kepolisian menjaga etika dalam melakukan pengamanan May Day. Termasuk diingatkan agar lebih bijak saat menggunakan media sosial demi menjaga muruah institusi Polri selama masa pengamanan.



Pewarta: M.Ali Khumaini
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026