Penajam Paser Utara (ANTARA) - Kepolisian berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Sukomulyo, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur dalam menyiapkan lahan sekitar 10 hektare untuk ditanami jagung hibrida sebagai upaya mendukung tercapainya swasembada pangan.
"Keterlibatan kepolisian adalah bentuk dukungan terhadap agenda strategis nasional, khususnya dalam menjaga ketahanan pangan di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN)," ujar Kapolres Penajam Paser Utara AKBP Andreas Alek Danantara, Minggu.
Lahan yang disiapkan untuk tanam jagung dengan luas 10 hektare tersebut adalah milik Pemerintah Desa Sukomulyo, Kecamatan Sepaku, yang masuk kawasan IKN, ibu kota baru Indonesia.
Program tanam jagung merupakan bagian dari langkah pemerintah memastikan kesiapan sektor pangan di wilayah penyangga IKN, jelas Andreas Alek Danantara, terkait kawasan yang kini menjadi pusat perhatian nasional.
Saat ini lahan yang disiapkan untuk tanam jagung tersebut masih dalam proses pembersihan. Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Sepaku diterjunkan untuk melakukan pembersihan lahan tersebut.
"Lahan masih dalam proses persiapan dan pembersihan agar memudahkan saat proses pengolahan lahan," kata Kapolsek Sepaku AKP Syarifuddin.
"Lahan seluas 10 hektare itu direncanakan akan ditanami jagung hibrida pada Mei 2026," tambahnya.
Dia menambahkan, pemanfaatan lahan milik pemerintah Desa Sukomulyo merupakan upaya kepolisian mendukung percepatan swasembada pangan nasional.
Kepolisian Resor (Polres) Penajam Paser Utara juga telah bekerja sama dengan Badan Bank Tanah dalam menyediakan lahan tanam jagung lebih kurang 25 hektare untuk dimanfaatkan petani di kabupaten setempat.
Pewarta: Nyaman Bagus PurwaniawanUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026