Subang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Subang, Jawa Barat menetapkan arah pembangunan daerah selama setahun ke depan, agar bisa benar-benar berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

"Perumusan arah pembangunan ini telah dibahas bersama-sama pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang)," kata Bupati Subang Reynaldy Putra Andita di Subang, Rabu. 

Ia menyampaikan, Musrenbang menjadi langkah awal bagi pemerintah daerah untuk merumuskan arah pembangunan, termasuk menyusun timeline serta berbagai target pembangunan yang akan direalisasikan pada tahun-tahun mendatang.

Disebutkan, arah pembangunan di wilayah Subang ke depan dilandasi oleh tiga unsur utama, yakni konektivitas wilayah, pertumbuhan ekonomi lokal, serta pemerataan layanan publik hingga ke pelosok daerah.

Menurut dia, kemajuan ekonomi dan pemerataan pelayanan publik tidak akan tercapai apabila konektivitas antarwilayah masih terbatas. Karena itu, pembangunan infrastruktur menjadi fondasi utama yang harus diprioritaskan oleh Pemerintah Kabupaten Subang.

Ia mengatakan, pembangunan infrastruktur harus dilakukan secara menyeluruh dan merata. Sehingga tidak ada lagi wilayah yang tertinggal secara ekonomi maupun wilayah yang sulit dijangkau pelayanan publik akibat keterbatasan akses.

Dengan konektivitas wilayah yang baik, layanan kesehatan, pendidikan, serta aktivitas ekonomi masyarakat diharapkan dapat menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Subang.

Bupati juga menyebutkan mengenai target penyelesaian jalan rusak sepanjang 143 kilometer pada tahun 2027. Target tersebut menjadi bagian dari upaya besar pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di wilayah Subang.

Selain pembangunan infrastruktur jalan, pemerintah daerah juga akan terus memprioritaskan peningkatan layanan di sektor kesehatan dan pendidikan, mengingat masih banyak masyarakat yang membutuhkan peningkatan kualitas pelayanan di bidang tersebut.



Pewarta: M.Ali Khumaini
Editor : Syarif Abdullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026