Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menggelar kegiatan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027 dengan fokus pada pemerataan pembangunan dengan skala prioritas mencakup seluruh wilayah pedesaan.

Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengatakan kegiatan ini tidak hanya sekadar menjadi agenda seremonial melainkan momentum strategis untuk menyepakati arah kebijakan serta prioritas pembangunan daerah secara terukur dengan menghasilkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

"Kita harus memastikan adanya program pembangunan yang berkeadilan. Jangan sampai Musrenbang dilakukan, tetapi ada desa yang tidak merasakan hasil-hasil pembangunan," katanya di Cikarang, Rabu.

Ia menjelaskan pemerintah daerah melalui forum ini akan menetapkan skala prioritas pembangunan di setiap desa guna menjamin pemerataan. Setiap desa akan difokuskan pada sejumlah titik pembangunan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

"Setiap desa akan kita tentukan skala prioritas, misalnya tiga sampai lima titik pembangunan yang dikunci lebih dahulu. Setelah itu baru kita lihat kebutuhan lain berdasarkan jumlah penduduk dan luas wilayah," katanya.

Pemkab Bekasi sesuai arah kebijakan pembangunan tahun 2027 menetapkan sektor kesehatan, infrastruktur dan pendidikan sebagai skala prioritas utama. Komitmen menuntaskan kewajiban layanan dasar, termasuk pembiayaan kesehatan masyarakat turut menjadi atensi utama.

"Kesehatan itu wajib, tidak boleh ada masyarakat yang tidak terlayani. Infrastruktur juga menjadi prioritas, termasuk perbaikan jalan. Begitu juga pendidikan, baik pembangunan sekolah baru maupun rehabilitasi sekolah rusak," katanya.

Ia menyatakan perencanaan pembangunan harus berbasis data yang akurat serta dilaksanakan secara efektif, efisien dan akuntabel agar anggaran yang dialokasikan benar-benar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Asep turut menyoroti penting inovasi pembiayaan di tengah keterbatasan anggaran daerah. Salah satu langkah yang ditempuh adalah mendorong kolaborasi dengan kawasan industri dan perusahaan melalui program tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan (CSR).

"Kita akan libatkan kawasan industri. Ada ribuan perusahaan yang bisa berkontribusi, misalnya membantu pembangunan fasilitas pendidikan atau infrastruktur dasar untuk menutup celah keterbatasan APBD," jelasnya.

Musrenbang RKPD Kabupaten Bekasi tahun 2027 dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD, perangkat daerah, camat, kepala desa dan lurah serta perwakilan instansi vertikal maupun pemangku kepentingan lain secara luring maupun daring.



Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026