Bandung (ANTARA) - Menteri Koperasi (Menkop) sekaligus Ketua Harian Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Nasional Ferry Juliantono mengungkapkan penguatan koperasi, khususnya Koperasi Merah Putih menjadi kunci arah pengembangan ekonomi syariah.
"Ekonomi syariah ke depan harus lebih fokus ke sektor riil. Salah satu kuncinya adalah penguatan koperasi, khususnya Koperasi Desa Merah Putih," ujar Ferry dalam Seminar dan Musda MES Jawa Barat di Bandung, Sabtu.
Dikatakan, arah pengembangan ekonomi syariah ke depan harus dan wajib berfokus pada sektor riil agar manfaatnya menyentuh masyarakat bawah, dan salah satu instrumen strategis yang bisa mendorongnya adalah koperasi merah putih sebagai penggerak ekonomi desa.
Ferry memaparkan bahwa Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) memiliki potensi besar dengan 4.200 unit bangunan fisik yang siap beroperasi dan 32.000 unit lainnya dalam tahap pembangunan.
Baca juga: Menkop pastikan UU Sistem Perkoperasian Nasional selesai tahun ini
Baca juga: Menkop sebut pinjaman dengan bunga 6 persen di Kopdes untuk salah satu lawan rentenir
Koperasi ini dirancang memiliki tiga fungsi utama yakni menyalurkan kebutuhan pokok dan barang subsidi pemerintah; menjadi offtaker atau penyerap produk hasil desa; dan menyalurkan berbagai program strategis pemerintah pusat.
Menurutnya, integrasi KDKMP ke dalam ekosistem syariah akan membuka ruang kolaborasi bagi usaha pembiayaan mikro, ritel modern, hingga layanan kesehatan seperti klinik dan apotek.
Ia juga mendorong perbankan syariah di Jawa Barat untuk menciptakan model pembiayaan mikro yang dapat digunakan oleh koperasi desa guna mendukung keberlanjutan ekonomi riil.
"Koperasi Desa Merah Putih harus menjadi bagian dari integrasi ekosistem ekonomi syariah," kata Ferry.
Baca juga: Menkop sebut Koperasi desa buka peluang besar majukan produk lokal dan UMKM
Sementara itu, Ketua Umum MES Jawa Barat Harry Maksum menambahkan bahwa selain sektor riil, MES juga harus mulai memberikan perhatian serius pada isu lingkungan atau ekonomi hijau.
Berkaca pada rentetan bencana alam di berbagai daerah, ia mengusulkan pembentukan Komite Ekonomi Hijau dan Pelestarian Lingkungan Hidup dalam struktur MES Nasional.
Selain dihadiri dua orang tersebut, acara ini turut dihadiri oleh jajaran petinggi dari Bank Indonesia Jawa Barat, OJK Jawa Barat, Bank BJB Syariah, serta para ketua MES daerah se-Jawa Barat.
Pewarta: Ricky PrayogaUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026