Kabupaten Bogor (ANTARA) - Seekor kucing berwarna oranye atau “oyen” mengenakan seragam polisi mini menjadi daya tarik di Pos Terpadu Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, saat Operasi Ketupat Lodaya 2026.
Kehadiran kucing tersebut dimanfaatkan Polres Bogor sebagai bagian dari pendekatan humanis untuk menghibur pengendara dan wisatawan yang beristirahat di jalur Puncak.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto di Pos Terpadu Gadog, Senin, mengatakan kucing yang didatangkan dari Polsek Cijeruk itu sengaja dihadirkan untuk membantu mengurangi kejenuhan masyarakat di tengah kepadatan arus lalu lintas.
Baca juga: Kapolsek Ciawi selamatkan ibu hamil di tengah kepadatan jalur Puncak
Baca juga: Polres Cianjur berlakukan sistem satu arah di Puncak Pass pada H+2 lebaran
“Kami ingin memberikan suasana berbeda di Pos Terpadu Gadog. Kehadiran kucing oyen ini diharapkan bisa menghibur wisatawan, terutama anak-anak, agar kembali segar sebelum melanjutkan perjalanan,” ujar Wikha.
Menurut dia, Operasi Ketupat Lodaya tidak hanya berfokus pada pengaturan lalu lintas, tetapi juga memberikan pelayanan yang nyaman dan ramah bagi masyarakat.
Sejak ditempatkan di pos pelayanan tersebut, kucing oyen langsung menarik perhatian. Sejumlah pengendara dan wisatawan terlihat menyempatkan diri untuk berinteraksi, mengelus, hingga berswafoto bersama hewan tersebut.
Baca juga: Polda Jabar hingga Baharkam Polri bantu urai kepadatan jalur Puncak
Selain menghadirkan hiburan, Pos Terpadu Gadog juga menyediakan berbagai fasilitas pendukung, seperti layanan kesehatan gratis bagi pemudik yang mengalami kelelahan selama perjalanan.
Petugas di lokasi turut memberikan imbauan keselamatan kepada pengendara, khususnya agar tidak memaksakan diri berkendara saat kondisi tubuh lelah atau mengantuk.
Wikha menyebutkan, pendekatan humanis ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara aparat kepolisian dengan pengguna jalan selama masa arus mudik dan libur Lebaran.(KR-MFS)
Pewarta: M Fikri SetiawanUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026