Kabupaten Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat, menambah belasan armada bus dalam Program Mudik Gratis setelah jumlah pendaftar membludak dan melampaui kapasitas awal yang disediakan bagi warga.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor Bayu Ramawanto di Cibinong, Senin, mengatakan pada awal pembukaan pendaftaran jumlah masyarakat yang mendaftar mencapai 3.829 orang, sementara kapasitas awal program hanya sekitar 2.200 kursi atau setara 40 bus.
“Waktu kita buka pendaftaran itu yang daftar sebanyak 3.829 orang, sementara pada awalnya kapasitasnya sekitar 2.200 kursi atau 40 bus,” kata Bayu.
Ia menjelaskan, tingginya minat masyarakat membuat pemerintah daerah menambah sebanyak 13 bus agar lebih banyak pendaftar dapat terakomodasi dalam program mudik gratis tersebut.
Baca juga: Pemkab Bogor sediakan layanan angkutan gratis arus mudik dan balik Lebaran
Menurut Bayu, peserta untuk 40 bus yang disiapkan pada tahap awal telah terverifikasi, sementara penambahan armada akan digunakan untuk mengakomodasi pendaftar yang sebelumnya belum tertampung.
“Alhamdulillah ada penambahan bus, jadi kita mengakomodir dari 1.682 yang sudah daftar tapi belum terakomodir,” ujarnya.
Program mudik gratis tersebut dijadwalkan berangkat pada 18 Maret 2026 dari kawasan Stadion Pakansari, Cibinong.
Adapun sejumlah kota tujuan dalam program mudik gratis ini antara lain Tasikmalaya, Solo, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya.
Selain menyiapkan armada untuk keberangkatan mudik, Pemerintah Kabupaten Bogor juga menyiapkan layanan arus balik bagi peserta program tersebut.
Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor menyiapkan sebanyak 15 bus untuk arus balik yang dijadwalkan pada 26 Maret 2026, terdiri dari lima bus dari Semarang dan 10 bus dari Solo.
Baca juga: Bupati Bogor bersama Forkopimda berangkatkan 32 bus mudik gratis dari Stadion Pakansari
Baca juga: Bupati Karawang: Mudik gratis bisa tekan angka kecelakaan lalu lintas
