Kabupaten Bogor (ANTARA) - Peran sopir dan kenek bus menjadi faktor kunci dalam menjaga keselamatan ribuan pemudik pada program mudik gratis Kabupaten Bogor tahun 2026.

Program yang melibatkan puluhan armada bus ini tidak hanya berfokus pada penyediaan transportasi gratis, tetapi juga memastikan setiap perjalanan berlangsung aman dan nyaman melalui kesiapan kru di lapangan.

Kasat Lantas Polres Bogor Iptu Afif Widhi Ananto mengatakan pihaknya turut menyiapkan 20 armada bus yang diberangkatkan ke berbagai kota tujuan di Pulau Jawa.

“Untuk mudik gratis tahun ini, kami Polres Bogor menyediakan 20 armada bus yang akan diberangkatkan ke beberapa rute dan kota tujuan di Jawa,” ujarnya.

Ia menegaskan, selain kelayakan kendaraan, kondisi fisik dan kesiapan sopir menjadi perhatian utama guna meminimalkan risiko selama perjalanan mudik.

Para sopir bus mengaku bangga dapat menjadi bagian dari program yang membantu masyarakat pulang ke kampung halaman untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga.

Salah satu sopir menyebutkan bahwa tugas mengantar pemudik bukan sekadar pekerjaan, tetapi juga bentuk tanggung jawab besar karena membawa keselamatan banyak orang.

“Persiapannya paling istirahat yang cukup, minum vitamin agar tubuh tetap fit supaya bisa mengemudi dengan maksimal,” kata seorang sopir bus.

Selain sopir, peran kenek juga dinilai penting dalam membantu kelancaran perjalanan, mulai dari memastikan penumpang tertib hingga membantu kebutuhan selama di perjalanan.

Dari sisi ekonomi, program mudik gratis ini turut memberikan manfaat bagi para sopir dan kenek bus, karena tetap memberikan kesempatan kerja sekaligus pengalaman berharga dalam melayani masyarakat.


 



Pewarta: M Fikri Setiawan
Editor : Erwan Muhadam

COPYRIGHT © ANTARA 2026