Singkawang (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono mendorong penguatan infrastruktur internet di daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) serta perbatasan guna mengurangi kesenjangan digital dan memperluas akses pendidikan serta ekonomi masyarakat.
Hal itu Agus Harimurti Yudhoyono atau yang akrab disapa AHY sampaikan saat berdialog dengan pelajar dan mahasiswa di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Selasa, yang menanyakan soal pemerataan akses internet di kawasan perbatasan.
“Kita perlu perkuat akses internet di daerah 3T termasuk perbatasan dan memastikan digital divide atau ketimpangan digital ini semakin berkurang,” kata AHY.
Menurut dia, pemerataan infrastruktur digital menjadi bagian penting dari pembangunan kewilayahan agar masyarakat di daerah terpencil tetap dapat mengakses layanan pendidikan, termasuk pendidikan tinggi, tanpa harus selalu berpindah ke kota besar.
“Dengan pemerataan akses digital, pendidikan bisa diakses walaupun dari remote area, dari tempat yang tidak langsung berdekatan dengan sentra-sentra pendidikan,” ujar dia.
AHY menjelaskan, penguatan infrastruktur internet juga membuka peluang ekonomi yang lebih luas melalui perdagangan elektronik dan pasar digital yang kini mampu menembus lintas kabupaten, provinsi hingga lintas negara.
“Sekarang serba e-commerce, online shopping, digital market. Pasar digital bukan hanya menembus antarprovinsi atau kabupaten/kota, tetapi juga lintas batas negara. Ini peluangnya besar sekali,” katanya.
Ia menambahkan, penguatan infrastruktur digital dilakukan melalui sinergi lintas kementerian, termasuk dengan Kementerian Komunikasi dan Digital yang memiliki kewenangan regulasi dan teknis di sektor tersebut.
Baca juga: Menko AHY: Festival CGM kirim pesan harmoni saat ketidakpastian global
Baca juga: AHY harap serangan AS-Israel ke Iran tak berdampak serius pada sektor penerbangan
Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan generasi muda agar tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu menguasai kecerdasan buatan (AI) dan teknologi masa depan lainnya.
“Jangan sampai kita menjadi budak dari kecerdasan buatan. Anak-anak muda kita bukan hanya melek, tetapi harus menguasai AI dan teknologi karena itu masa depan kita,” ujar dia.
Menurut AHY, penguatan infrastruktur internet di daerah 3T bukan hanya soal konektivitas, tetapi juga bagian dari upaya mewujudkan pertumbuhan yang berkeadilan dan merata di seluruh wilayah Indonesia.
