Jakarta (ANTARA) - Merek kosmetik  PINKFLASH berhasil membangun kepercayaan konsumen terhadap produk lokal buatannya lewat  langkah strategis dengan memberikan komitmen transparansi yang disebut PINKPromise.

PINKPromise Transparent Factory Traceability Program merupakan inisiatif menyeluruh dari hulu ke hilir yang menjamin setiap proses produksi dapat ditelusuri oleh konsumen.

"Kami memahami bahwa kepercayaan konsumen adalah fondasi utama. Produksi lokal ini adalah komitmen jangka panjang kami untuk menghadirkan kualitas terbaik dengan sistem yang transparan dan akuntabel," ujar Noviana, representatif PINKFLASH Indonesia, dalam keterangan tertulisnya, Rabu.

Industri kosmetik nasional terus menunjukkan taji dengan catatan kinerja positif sepanjang 2025.  Data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat pendapatan pasar kosmetik Indonesia menembus angka Rp35,6 triliun dengan proyeksi pertumbuhan tahunan sebesar 4,73 persen.

Di tengah tren pertumbuhan yang pesat, aspek transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci utama bagi brand-brand terkemuka untuk memenangkan hati konsumen.

Menurut Noviana, melalui program ini, konsumen diberikan akses informasi seluas-luasnya mengenai pemilihan bahan baku hingga distribusi sebagai bagian dari standar industri yang berkelanjutan.

Produksi lokal PINKFLASH telah dimulai secara bertahap sejak 31 Januari 2026, diawali dengan kategori palette eyeshadow. Dalam pelaksanaannya, PINKFLASH menggandeng PT Aesthetic & Health Beauty yang berbasis di Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Sebagai produsen yang telah berdiri sejak 2006, PT Aesthetic & Health Beauty merupakan mitra manufaktur bagi sejumlah merek global seperti L’Oréal. Perusahaan ini mengantongi sertifikasi: CPKB tingkat A (cara pembuatan kosmetik yang baik), ISO 22716 dan GMPC, dan juga mengantongi
sertifikasi halal.

Sistem produksi di pabrik ini memungkinkan penelusuran hingga ke batch bahan baku terkecil. Keamanan produk juga dipastikan melalui uji stabilitas, mikrobiologi, hingga logam berat oleh laboratorium internal maupun pihak ketiga, yang hasilnya dapat diakses konsumen melalui QR Code pada kemasan.

Sebagai bagian dari strategi pemulihan kepercayaan, PINKFLASH menggelar program penukaran produk dalam skala besar. Sebanyak 20.000 unit produk disiapkan bagi konsumen yang ingin menukarkan produk PINKFLASH lama mereka dengan palet eyeshadow versi terbaru secara gratis.

Untuk tahap awal, distribusi difokuskan di wilayah Jawa Tengah pada bulan Februari 2026 melalui beberapa mitra ritel: Rania Beauty (Kudus) pada 14-18 Februari, Queen Cosmetic 2 (Pati) pada 15-19 Februari, dan Aimee Beauty (Semarang) pada 17-21 Februari, Siffa Kosmetik (Kendal) pada 21-25 Februari, dan Najmia Beauty UNNES (Semarang) pada 22-26 Februari.

Program ini direncanakan akan diperluas ke berbagai wilayah lain di Indonesia. Pendekatan fisik ini memberikan keleluasaan bagi konsumen membandingkan kualitas produk secara langsung serta mendorong rekomendasi organik di tingkat ritel.

Langkah PINKFLASH ini mencerminkan arah baru industri kosmetik nasional, di mana kepatuhan regulasi dan transparansi rantai pasok menjadi penentu keberlanjutan bisnis di pasar yang semakin kompetitif.



Pewarta: Antara
Editor : Feru Lantara

COPYRIGHT © ANTARA 2026