Garut (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat melibatkan semua pihak dari unsur TNI, kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat untuk menjaga keamanan dan kenyamanan di tempat wisata Pantai Santolo, terutama memastikan bebas dari segala praktik ilegal yang mengganggu wisatawan.

"Jadi, ketika ada hal-hal yang tidak ingin terjadi bisa segera direspon dengan cepat, dan kita kan punya perangkat yang lengkap," kata Bupati Garut Abdusy Syakur Amin di Garut, Selasa.

Bupati menyampaikan pemerintah daerah sedang berupaya membenahi dan mengevaluasi berbagai permasalahan di Pantai Santolo termasuk sudah melakukan pertemuan dengan masyarakat sekitar dalam menjaga kenyamanan dan keamanan tempat wisata.

Ia mengatakan, pemerintah daerah akan memberikan yang terbaik untuk kepentingan bersama dalam menciptakan sektor pariwisata yang baik bagi pengunjung.

Upaya mewujudkan itu, kata dia, terlebih dahulu mengajak semua elemen masyarakat di sekitar Pantai Santolo untuk sepakat menciptakan lingkungan wisata yang mampu menarik orang mau berwisata.

"Kita akan evaluasi lagi seperti apa, dan mungkin juga ada langkah-langkah konkret ke depan supaya benar-benar bisa terjaga kondusivitasnya, dan benar-benar hanya orang yang berwenang yang bisa melakukan tiketing," katanya.

Ia menyampaikan, pemerintah daerah bersama kepolisian, dan juga TNI dalam pertemuannya menyatakan siap menjaga lingkungan pariwisata di Pantai Santolo lebih aman dan nyaman sebagai tanggung jawab bersama.

Selanjutnya, kata dia, jajaran dari aparatur kecamatan, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan instansi lainnya siap bergerak untuk menjaga ketertiban dengan rutin melaksanakan patroli di tempat wisata.

"Bersama-sama melakukan patroli. Patroli seperti apa, patroli kan tidak usah harus banyak, dengan adanya keberadaan petugas bisa memberikan keamanan dan kenyamanan," katanya.

Ia berharap semua elemen yang bergerak maka tercipta sektor pariwisata pantai di wilayah selatan Garut yang memberikan jaminan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan, terlebih saat ini menjelang libur Hari Raya Idul Fitri.

Segala tindakan yang mengganggu kenyamanan di tempat wisata, kata dia, harus ditertibkan, dan tidak boleh dibiarkan karena akan memberikan dampak buruk bagi citra pariwisata.

"Kalau dibiarkan nanti akan terus begitu, dan membahayakan tempat kita," katanya.


Baca juga: Garut berupaya benahi citra wisata Pantai Santolo

Baca juga: Gunung Papandayan Garut dipadati ribuan pengunjung wisata



Pewarta: Feri Purnama
Editor : Erwan Muhadam

COPYRIGHT © ANTARA 2026