Jakarta (ANTARA) - Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto mengapresiasi produksi pabrik pengolahan bawang merah Kelompok Tani Sidomakmur (PT Sinergi Brebes Inovatif), Brebes, Jawa Tengah, bisa menembus pasar ekspor internasional.
Menurut dia, produk yang diekspor tersebut bukan hanya bawang mentah, melainkan juga produk-produk olahan bawang. Produksi bawang merah di Desa Sidamulya, Kecamatan Wonosari, itu hasilnya memang melimpah.
"Ternyata bawang merah kita hasilnya sudah melimpah dan sudah bisa ekspor ke Vietnam, Thailand, Malaysia, dan Singapura. Alhamdulillah kita bisa ekspor," kata Titiek dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa.
Baca juga: Hebat, petani Sukabumi berhasil kembangkan bawang merah kualitas super
Tak hanya dijual dalam bentuk mentah dan bawang goreng, bawang merah asal Brebes kini telah menjadi produk jadi yang mampu menembus pasar internasional.
Salah satunya adalah pasta bawang merah produksi Brebes yang berhasil diekspor hingga Arab Saudi untuk kebutuhan industri bumbu dan konsumsi jamaah Indonesia yang menjalankan ibadah umrah atau haji.
"Tadi ada petani menyampaikan bahwa modal awal sekitar Rp140 juta, kemudian bisa menghasilkan keuntungan hingga Rp350 juta, untung separuh lebih. Ini tentu prospek yang sangat baik, pasarnya selalu ada, baik di dalam negeri maupun di luar negeri," katanya.
Baca juga: Potensi Bagus, Petani Karawang Beralih Tanam Bawang Merah
Untuk itu, dia berharap keberhasilan Brebes sebagai pusat produksi bawang merah di Indonesia itu dapat menjadi contoh bagi wilayah-wilayah lain di tanah air.
Melalui pengembangan dan perluasan kawasan sentra produksi, dia meyakini nilai ekspor komoditas hortikultura nasional akan terus mengalami peningkatan.
Pewarta: Bagus Ahmad RizaldiUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026