Jakarta (ANTARA) - Inovasi pangan berbasis rumput laut dinilai semakin relevan dalam mendorong pola hidup sehat dan berkelanjutan, seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap konsumsi makanan bernilai gizi dan ramah lingkungan.

Hal tersebut tercermin dari peluncuran produk pangan siap santap berbahan dasar rumput laut yang diperkenalkan dalam sebuah konferensi pers di Jakarta.

Rumput laut dipilih sebagai bahan utama karena memiliki kandungan serat, mineral, dan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh, serta berpotensi menjadi sumber pangan berkelanjutan berbasis kelautan.

Direktur Utama G ONE Seaweed Meidiana dalam keterangannya, Senin, mengatakan pengembangan produk berbasis rumput laut merupakan respons terhadap kebutuhan masyarakat urban akan pangan praktis yang tetap mendukung kesehatan.

“Produk berbahan rumput laut kami kembangkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin peduli pada kesehatan, namun tetap membutuhkan makanan yang praktis untuk dikonsumsi sehari-hari,” ujarnya.

Ia menambahkan, inovasi pangan berbasis rumput laut juga sejalan dengan upaya mendorong pemanfaatan sumber daya alam yang memiliki nilai tambah dan ramah lingkungan.

Menurut Meidiana, seluruh proses produksi dilakukan dengan standar keamanan pangan yang ketat guna memastikan produk aman dikonsumsi oleh berbagai kelompok masyarakat.

Selain aspek produk, pengembangan pangan rumput laut juga diarahkan untuk meningkatkan edukasi publik mengenai manfaat rumput laut sebagai bagian dari pola makan sehat.

“Ke depan, kami ingin turut berkontribusi dalam edukasi masyarakat mengenai manfaat rumput laut dan pentingnya gaya hidup sehat secara berkelanjutan,” katanya.

Pada tahap awal, produk pangan berbasis rumput laut tersebut dipasarkan melalui berbagai kanal distribusi daring dan luring agar dapat menjangkau konsumen secara lebih luas.

Perusahaan juga menyiapkan kolaborasi dengan komunitas dan pemangku kepentingan terkait sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pangan sehat.

Produk tersebut telah mengantongi sertifikasi keamanan pangan, sertifikat halal, serta izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebagai bentuk perlindungan konsumen.

Inovasi pangan berbasis rumput laut diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif dalam memperkuat pola konsumsi sehat masyarakat, sekaligus mendorong pengembangan pangan berkelanjutan di Indonesia.

 



Pewarta: M Fikri Setiawan
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026