Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri (Wamen) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan menekankan pentingnya edukasi dan perencanaan keluarga untuk meningkatkan kualitas keluarga.

"Penurunan tingkat fertilitas bukan berarti alat kontrasepsi harus dihilangkan. Kontrasepsi adalah alat untuk membantu perempuan memenuhi hak reproduksinya. Tantangannya bukan pada ada atau tidaknya program keluarga berencana, melainkan bagaimana edukasi dan perencanaan keluarga dilakukan secara tepat," kata Wamen PPPA Veronica Tan di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, isu penurunan fertilitas tidak dapat disikapi dengan pendekatan yang menyederhanakan persoalan keluarga berencana. Ia mengatakan kontrasepsi justru merupakan instrumen penting untuk menjamin pemenuhan hak reproduksi perempuan.

 

Veronica Tan mengatakan penguatan kualitas keluarga tidak semata-mata berorientasi pada jumlah kelahiran, melainkan pada kesiapan keluarga dalam merencanakan kehidupan, pengasuhan, dan masa depan anak.

Pendekatan ini dinilai sejalan dengan upaya membangun ketahanan keluarga serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia dalam jangka panjang,

Di sisi lain, lanjut dia, penguatan komitmen pemerintah melalui kolaborasi juga penting dalam upaya meningkatkan kualitas keluarga sebagai fondasi pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).

 

Veronica Tan juga menyoroti pentingnya penguatan care economy sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas keluarga dan partisipasi perempuan dalam pembangunan ekonomi.

Hal ini penting karena kerja-kerja perawatan yang selama ini banyak dilakukan perempuan dan kerap dipandang sebagai unpaid care work, sebenarnya justru memiliki nilai ekonomi yang signifikan apabila dikelola secara sistematis.

"Kita perlu mendorong sertifikasi dan peningkatan kapasitas para penyuluh, kader, serta pekerja perawatan di tingkat akar rumput, sehingga kerja-kerja perawatan dapat dimonetisasi, memberikan insentif yang layak, sekaligus mendorong peningkatan ekonomi lokal," kata Wamen PPPA Veronica Tan.

 

Baca juga: KPPPA luncurkan Kebun Pangan Perempuan upaya perkuat ketahanan pangan keluarga

Baca juga: Wamen PPPA harap Kota Tua Jakarta jadi ruang publik inklusif bagi masyarakatBaca juga: Wamen PPPA harap Kota Tua Jakarta jadi ruang publik inklusif bagi masyarakat


 

Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor : Heri Sutarman

COPYRIGHT © ANTARA 2026