mendiknas-optimis-soal-un-selesai-kamisBogor, 16/4 (Antara) - Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh memastikan proses percetakan naskah Ujian Nasional 2013 untuk 11 provinsi di PT Ghalia Indonesia Printing (GIP) telah selesai sehingga Kamis (18/4) ujian dapat dilaksanakan.
"Target Kamis besok soal UN 11 provinsi selesai. Alhamdulillah, hari ini sudah menampakkan program sangat bagus," kata Menteri saat ditemui usai mengecek proses pencetakan soal UN di PT Ghalia Indonesia Printing (GIP) di Bojong Kerta, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa.
Menteri menyebutkan, hari ini direncanakan semua naskah sudah terkirim ke semua provinsi. Beberapa yang belum dirampungkan sedang diproses pengerjaannya.
"Percetakan sudah selesai yang belum selesai itu pengepakannya," kata Menteri.
Menteri menyebutkan, untuk mempercepat proses penyelesaian pengepakan soal UN pihaknya telah menerjunkan ratusan mahasiswa IPB guna membantu penyelesaian pengepakan soal.
Selain itu, Kementerian Pendidikan juga membantu dari sisi manajemen pengepakan yang diubah agar lebih cepat prosesnya. Menteri menyebutkan, kendala ada pada pengepakan soal yang cukup rumit sehingga memerlukan tenaga lebih.
Sementara itu, jumlah tenaga kerja di PT GIP hanya sekitar 200 orang, sehingga cukup terkendala dalam teknis penyelesaian pengepakan soal.
"Insya Allah Kamis besok 11 provinsi yang mengalami penundaan sudah bisa UN," kata Menteri.
Menteri menambahkan, untuk mempercepat pengiriman soal ke sebelas provinsi telah dibantu TNI AU yang menyediakan empat Hercules, satu fokker dan satu Boeing 747 untuk membantu pengangkutan dan pengiriman soal.
"Kami sangat berterimakasih atas bantuan TNI AU, karena kalau mengandalkan pesawat kargo komersial tidak akan mampu," kata Menteri.
Menteri kembali menegaskan, naskah untuk SMK sudah selesai dicetak dan dikepak. Pendistribusian juga diprioritaskan untuk daerah yang sulit jangkauannya dikirim lebih dulu.
Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh turun langsung mengawasi pelaksanan pencetakan soal UN di PT GIP.
Sudah empat hari Menteri meninjau langsung ke PT GIP untuk memacu perusahaan tersebut dapat menyelesaikan tanggung jawabnya tepat waktu.
Laily R
:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.