Kuala Lumpur (ANTARA) - ASEAN akan memperbarui perjanjian perdagangan bebas (FTA) dengan China untuk mencakup sektor ekonomi digital dan penghapusan hambatan non-tarif, kata Menteri Investasi, Perdagangan, dan Industri Malaysia Tengku Zafrul Abdul Aziz, Ahad.
"China, jelas, masih menjadi mitra dagang terbesar bagi ASEAN dan sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Namun, perlu dicatat bahwa ASEAN kini juga menjadi mitra dagang terbesar bagi China. Jadi, ini merupakan hubungan dua arah dalam perdagangan," tutur Tengku kepada awak media.
Ia menilai bahwa penting bagi ASEAN untuk terus meninjau perjanjian perdagangan agar tetap relevan.
"Ini adalah versi 3.0, yang artinya update ketiga," ujar Tengku.
Sumber: Sputnik-OANA
Baca juga: Prabowo: ASEAN harus bersatu saat dunia terpecah belah
Baca juga: Wakil PM He Lifeng wakili China di KTT ke-47 ASEAN di Kuala Lumpur
Pewarta: Asri Mayang SariEditor : Budi Setiawanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.