Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Program inovasi Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Berkolaborasi Terus Melayani (Botram) kembali datang dan menyapa warga di Kecamatan Babelan sekaligus menghadirkan pelayanan publik secara prima.
Program dengan mengusung konsep mendekatkan pelayanan bagi seluruh masyarakat ini menghadirkan puluhan gerai pelayanan dari berbagai perangkat daerah untuk memfasilitasi warga dari dua kelurahan dan tujuh desa se-Kecamatan Babelan maupun warga di luar wilayah itu yang hendak mengakses layanan publik.
"Bagi warga Kecamatan Babelan, kami hadir dengan 30 stan pelayan berbagai instansi. Dan untuk Disdukcapil, kami hadir dengan semua pelayanan administrasi kependudukan mulai pembuatan KTP, akte kelahiran dan kematian, akte nikah maupun cerai, update kartu keluarga dan layanan lain. Semua layanan ini tidak dipungut biaya," kata Kepala Disdukcapil Kabupaten Bekasi Carwinda di Cikarang, Minggu.
Baca juga: Program Botram menjangkau Cibitung dekatkan pelayanan publik
Baca juga: Ratusan warga Karangrahayu Bekasi mengakses program layanan publik Botram
Dia mengatakan partisipasi dari perangkat daerah dalam kegiatan Botram merupakan wujud nyata pemerintah hadir di tengah masyarakat melalui beragam kemudahan pelayanan publik.
Dirinya turut mengajak seluruh masyarakat yang hadir untuk memanfaatkan semua layanan yang disediakan mulai dari layanan kesehatan oleh Dinkes, RSUD maupun PMI Kabupaten Bekasi, layanan pembayaran pajak dari Badan Pendapatan Daerah, Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dari Dinas Sosial dan layanan lain.
"Seluruh warga dapat memanfaatkan layanan yang ada, seperti layanan kesehatan dan layanan sosial. Khusus untuk layanan sosial, di sini juga hadir Dinas Sosial yang memberikan layanan DTSEN. Apabila warga sudah tercatat di program data tersebut maka berkesempatan mendapatkan berbagai program bantuan dari pemerintah," katanya.
Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Cikarang partisipasi dalam kegiatan Botram
Camat Babelan Khoirudin mengapresiasi pelaksanaan program Botram di wilayahnya, terlebih mengingat luas wilayah serta jumlah penduduk yang cukup tinggi sehingga pelayanan publik secara prima lewat skema jemput bola ini sangat dibutuhkan masyarakat.
"Kecamatan Babelan terdiri atas dua kelurahan dan tujuh desa dengan total jumlah penduduk 320.000 jiwa. Kehadiran Botram ini sangat membantu warga kami dalam mengurus semua keperluan administrasi kependudukan dan keperluan administrasi lain. Karena program Botram ini mendekatkan layanan yang diperlukan masyarakat," kata dia.(KR-PRA).
Pewarta: Pradita Kurniawan SyahUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026