Jakarta (ANTARA) - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Alwi Farhan menyebut strategi yang tak berjalan sesuai rencana menjadi faktor kekalahannya di babak 16 besar China Masters 2025.
Alwi harus mengakui ketangguhan tunggal tuan rumah China Li Shi Feng dua gim langsung 16-21, 9-21 pada pertandingan babak 16 besar yang berlangsung di Shenzhen Arena, Shangbu, Selasa.
"Strategi dan gambaran sebelum bertanding pasti sudah ada dan itu cukup berjalan di gim pertama tapi di akhir ada momen harusnya dia mati tapi bisa mengembalikan. Itu membuat pikiran saya terganggu dan tidak bisa melawan," kata Alwi dikutip PBSI.
Alwi mengatakan bahwa sejumlah strateginya memang kerap dipatahkan oleh tunggal unggulan keempat pada turnamen BWF Super 750 ini.
Baca juga: Jafar/Felisha ingin tanding ulang lawan Chen Tang Jie/Toh Ee Wei
Baca juga: Pebulu tangkis Putri KW ingin tren positif di China Masters
